Tuesday, 2 June 2015

Menjadi Karyawan yang Proaktif, Kreatif, dan Loyal

Sahabat, makna dari proaktif yang sesungguhnya di perusahaan itu seperti apa? secara umum adalah lakukan sebelum disuruh, nah ini kadang-kadang berbeda dengan persepsi seorang karyawan bahwa karyawan yang baik adalah yang nurut dan kerja hanya kalau disuruh.

Proaktif adalah lakukan sebelum disuruh, karyawan yang proaktif seperti inilah dinilai baik diatasan. karena kalau kita melakukan apa yang disuruh maka kita tidak melakukan apa yang tidak disuruh, pasif, bos yang mikir kita yang kerja. kalau bos lupa kita tidak mengerjakannya, kalau begitu ada ekstra kerja keras di bos ya.

Memang kadang apa yang kita usulkan tidak selalu disetujui dan akhirnya kita nunggu si bos. kalau sudut pandangnya seperti itu berarti kita stop proaktifnya, tunggu instruksi deh, berarti kita menjadi karyawan yang tidak berinisiatif deh. sedangkan seluruh Indonesia bilang bahwa bos suka karyawan yang proaktif. Sedangkan mereka mundur tidak mau proaktif karena sering ditolak usulannya dan akhirnya menjadi karyawan yang biasa-biasa saja.

Dari pada kecewa dan kesel bahwa usulan dan niat baik kita ditolak, lebih baik kita pikirkan kenapa usulan saya ditolak? dan usulan dia menyuruh kita menerima, pikir sekali dua kali bahwa saya sudah mengerti cara pikir si bos maka kemungkinan setelah kita tahu pola pikir si bos berikutnya akan diterima oleh sibos.

Jadi yang difokuskan bukan proaktifnya, kenapa ide ini diterima? kenapa ide ini di tolak? jadi kita bisa memahami pikiran si bos. begitu kita sudah mulai sinkron , seritme , segelombang dengan si bos, di situlah kita menjadi partner si bos, karena kita ngerti pola pikirnya dan menjadi valuable , bernilai di mata si bos.

Jadi kalau ditolak misalnya , saya mau cari tau , itu kenapa ini ditolak? ide ini diterima, kalau diterima pun ditanya kenapa diterima? jadi lama-lama tiga kali, empat kali jadi tau benang merahnya seperti apa . disanalah banyak karyawan yang sudah mencoba dan ditolak kemudian mundur. dan dia tidak masuk lebih dalam.

Apa sih untungnya menjadi proaktif?, apakah ada hubungan dengan salary? atau mendapat apresiasi khusus, yang dimaksud karyawan proaktif bukan hanya untuk si bos nya, kalau hanya sibos kemudian yang lain kita cuekin itu namanya cari muka, jadi yang tepat adalah saya rekan-rekan lain juga bahkan ada sampah kita ambil kita buang itu yang namanya proaktif, jadi proaktif pada semua, kenapa? karena bukan ada karena sesuatu. dan orang-orang seperti ini akan dinilai si bos bahkan dengan rekan-rekan akan menjadi karyawan yang valuable . dan dia disukai rekan-rekan . dan secara konsisten semua orang sayang dia. dan selalu diinget. dan yang gak kooperatif akan dilupakan. akibatnya karir menjadi mulus.

Karyawan yang kreatif itu sperti apa sih? sebenarnya kreatif dan proaktif itu nyambung, kreatif dalam mencari solusi, karena didalam perusahaan di setiap pekerjaan pasti ada keterbatasan; keterbatasan orang, keterbatasan sumber daya, problem itu perlu solution , apakah kita secara proaktif mencari solutian ataukah kita ceritakan kepada atasan dan atasan mencari solusi, dan untuk menyelesaikan suatu problem kita butuh kreatif.

Tanpa disuruh sudah pikirkan solusi dan solusinya kreatif, tapi kadang ada karyawan yang usul "pak untuk salesnya untuk mencapai target saya usulkan diskon" , nah ini sudah nggak kreatif dan usulan itu merugikan perusahaan , ada supaya kamu mencapai target , banyak karyawan kira dia kreatif padahal tidak kreatif. itu adalah bagaimana mempertahankan harga tapi sales bisa meningkat.

Sering kali kondisi, template dan suasana kerja membuat ide kreatif nggak keluar. bagaiman caranya think out of the box? jadi okay meeting minggu depan kita meeting di bawah pohon makan nasi kucing, atau kamu setengah hari pergi kesana lihat reklama lihat 20 - 30 reklame di sana, perhatikan apa yang mereka lakukan dan pulang bawa ide.

Loyality itu yang seperti apa? bagaimana kita mendefinisikan setia sih? karena setiap perusahaan setiap atasan bisa mempunyai definisi beda? apakah semakin lama kerja ia semakin setia?, karena kalau dia resign dia tidak diterima dimana-mana. atau disini dia tidak dituntut pekerjaan lebih tinggi, banyak perusahaan yang menginginkan dia, tapi dia tetap stay. lalu saat dia di kasih tantangan dia mundur. apa ini yang namanya setia?. apakah orang-orang yang berbeda pendapat dan berani melontarkan pendapat bahkan marah-marah demi kepentingan perusahaan ini dianggap tidak setia?.

Dia kerja 200% selama dia kerja dia tidak hitung-hitungan dia sumbang banya ide kreatif, sehingga dengan kehadiran dia, selama dia kerja banyak orang berpikiran negatif dengan perusahaan dia, tetapi dia setia belain perusaan , selama 2 tahun kerja dia tidak menoleh walupun banyak penawaran. tapi setelah dua tahun?

Beda perusahaan beda atasan beda makna loyaliti. Disetiap perusahaan makna loyal itu beda-beda? secara umum persepsi definisi loyal adalah bukan kutu loncat, kedua tidak menjelek-jelekkan perusahaan, this is important. jangan kita mencari makan disini, tetapi diluar kita bicara jelek, tentang loyaliti kita.

Apakah definisinya perusahaan ini , kalau value saya loyaliti is, misalnya buat saya loyaliti adalah kalau saya melihat sesuatu. tetapi kalau diperusahaan ini berbeda pendapat dengan si bos dianggap tidak loyal, yaudahlah kalau dia mau kalau beda pendapat ya udah diem aja. dan kalau ada orang sudah tidak matching , dia switch off  , yang penting bapak senang  yang ironis nya adalah atasan senang  sedangkan employee ini tidak optimal. Makannya kadang-kadang atasan membohongi diri sendiri, karyawan cuma bilang ya ya ya. dan ini keliru, orang masa bodoh, dari kreatif jadi tidak inisiatif, karena lingkungan mendukung demikian.

Memang kondisi lapangan kerja demikian, ada karyawan tetap ada karyawan kontrak, ada karyawan kontrak yang energik, kreatif menjadi karyawan tetap, dan sebalik nya status tetap menjadi kontrak. justru banyak karyawan yang status kontrak itu lebih loyal daripada tetap.

Dia bisa bantu ya , misalnya ada yang sakit membackup kita cover lah boleh sih dan harus tapi bukan terus terusan, jadi saya gak kebayang sih goalkeeper merangkap sebagai striker. ya ini sementara. terus lari kembali untuk ambil alih kembali posisi dan tanggung jawab dia. overlap sekali kali harus.

Okay, kalau semua sudah okay tapi semangat kerja turun, maka ini butuh refreshing. orang butuh refreshing butuh yang menyegarkan , yang dimaksud dengan menyegarkan bukan harus ramai , ditempat sepi pun kadang boleh sih. take time sendiri, mungkin Anda frustasi ditempat kerja. selalu ada ketemu masalah yang sama atau berbeda tetapi masalah tetap ada, cari kembali apa tujuannya? atau cari satu aspek satu sisi dalam pekerjaan yang bisa kita kontribusi, atau manfaatkan sesuatu mumpung kita kerja untuk belajar, atau mungkin kita berpikir selama ini saya belum pernah tangani ini lho sehingga kita bisa belajar, atau bukan ini tapi ada satu karyawan disana yang kelihatan ada problem , jadi review kembali deh menemukan kembali diri anda.

Kesimpulan : atasan-atasan menyukai karyawan yang kreatif proaktif, jadi lakukan sebelum disuruh, adakah sesuatu yang bisa kita kerjakan, usulan kita belum tentu diterima tapi kita cari tahu kenapa tidak diterima bukan untuk menantang tapi untuk improve, kita bisa bahas bagaimana kita bisa kreatif cari ide, setia , terakhir mau kerja dimanapun pasti ada problem dan bisa jenuh, maka ambillah break, maka temukan kembali diri Anda. hari ini hari libur, silakan manfaatkan momentum ini untuk instrospeksi diri.

No comments:

Post a Comment