Tuesday, 14 July 2015

Memulai dengan HTML5

Desain Responsif dibangun di atas teknologi baru yang dibawa bersama dengan HTML5 dan CSS3. Mari kita lihat perubahan yang dibawa oleh HTML5 sehingga kita dapat memahami secara lebih baik kode yang kita tulis.

HTML5 adalah spesifikasi draft untuk versi terbaru dari bahasa HTML, yang disepakati oleh World Wide Web Consortium (W3C). Spesifikasi HTML5 adalah bagian dari teknogi besar yang istilah W3C “open web platform,” yang secara singkat berarti memungkinkan kita untuk membangun situs web dan aplikasi web yang dapat bekerja dimana saja. Ketika orang mengacu pada istilah HTML5, mereka biasanya membicarakan tentang “open web platform.”

Ada banyak manfaat menggunakan HTML5 pada project Anda, yang akan kita bahas sekarang.

Accessibility
HTML5 membuatnya jauh lebih sederhana untuk membuat situs Anda dapat diakses. Tag semantik baru HTML memungkinkan pembaca untuk lebih mudah mengidentifikasi jenis konten, dan ini memungkinkannya untuk menyediakan pengalaman lebih baik untuk pengguna. Selain itu, HTML5 memiliki dukungan untuk ARIA (accessible rich Internet application) peran data. yang memungkinkan Anda untuk menetapkan peran untuk bagian konten. Hal ini dapat sangat berguna dimana Anda memperbarui isi halaman dengan mengguakan JavaScript. karena Anda dapat menentukan peran ARIA yang menonton bagian halaman untuk perubahan atau pemberitahuan pengguna.

Video and Audio Support
HTML5 mempunyai dukungan native untuk video and audio. Salah satu keuntungan utama dari Video dan Audio HTML5 adalah bahwa mereka  memberikan dukungan kuat terhadap perangkat mobile karena mereka berkerja di browser tanpa plug-in seperti Adobe Flash. Salah satu area yang saat ini sedang dibahas adalah apakah HTML5 harus mendukung digital rights management (DRM) untuk konten, dan ada kemungkinan bahwa DRM dalam beberapa form akan ditambahkan untuk spesifikasi dengan tujuan mencegah pembajakan dari media digital seperti video dan musik.

Smarter Storage
Sebelum HTML5, salah satu cara utama untuk menyimpan data pada sisi client adalah dengan menggunakan cookies. Kelemahan dari cara ini adalah bahwa mereka akan dikirim ke server bersama dengan permintaan HTTP, bahkan jika mereka tidak digunakan oleh server. HTML5 memperkenalkan DOM (document object model) penyimpanan.yang meliputi localStorage (yang persistent) dan sessionStorage (yang hanya tersedia untuk sesi durasi tertentu). Keuntungan penyimpanan DOM adalah data tetap di sisi klien saja, sehingga tidak berakibat pada ukuran permintaan HTTP dan oleh karena itu dapat menyimpan lebih banyak data. Saat ini DOM storage memungkinkan Anda untuk menyimpan 5MB data perdomain.

New Interactions
API JavaScript baru HTML5 memungkinkan Anda untuk menambahkan interaksi baru. Sebuah contoh dari hal ini adalah API baru seperti drag and drop, geolocation, and history. Tujuan dari interaksi baru ini adalah untuk memungkinkan Anda dapat membangun user interface lebih kaya dan lebih mudah.

Canvas
HTML5 memperkenalkan elemen canvas, yang merupakan tag baru HTML5 yang dapat digunakan untuk menggambar. Hal ini memungkinkan Anda untuk membangun aplikasi internet lebih kaya sama seperti bagaimana Adobe Flash telah digunakan di masa lalu.

Mobile
HTML5 memperkenalkan banyak pebaikan untuk  mobile. API baru seperti geolocation memungkinkan situs untuk menentukan lokasi user dan data spesifik lokasi. Fitur HTML5 tag viewport, yang memungkinkan Anda untuk menentukan lebar viewport dan pengaturan zoom. Ada juga tag device-specific yang memungkinkan para developer untuk berinteraksi dengan fitur browser-specific. Sebagai contoh ketika menggunakan meta tag, developer dapat memberitahu iOS bahwa jika  bookmarked pada halaman utama, itu harus dibuka sebagai aplikasi web full screen.

No comments:

Post a Comment