Friday, 10 July 2015

Menghemat Waktu dengan Kode HTML5

Baris pertama dari setiap dokumen HTML dimulai dengan Doctype (Document Type Declaration). Ini adalah bagian yang jika kita jujur akan ditambahkan secara otomatis oleh kode editor pilihan kita atau bisa kita copy paste dari boilerplate yang ada (tidak ada yang benar-benar memahami penuh HTML 4.01 DOCTYPE, benar?). Sebelum HTML5 DOCTYPE untuk standar HTML 4.01 halaman akan tampak sebagai berikut:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.01 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/html4/loose.dtd">

Sekarang, dengan HTML5, maka hanya akan sebagai berikut: 

<!DOCTYPE html>

Sekarang, Karena sudah saya bocorkan, saya tidak secara fisik mengetik  DOCTYPE setiap kali saya membuat halaman, dan saya kira Anda juga tidak. Nah bagaimana dengan menambah link JavaScript dan CSS di halaman Anda? Dengan HTML 4.01 yang sudah ada, cara yang benar menghubungkan script file adalah sebagai berikut:

<script src="js/jquery-1.6.2.js" type="text/javascript"></script>

HTML5 lebih mudah lagi :

<script src="js/jquery-1.6.2.js"></script>

Seperti yang dapat Anda lihat, kebutuhan untuk menentukan jenis attribut tidak lagi dianggap perlu. HTML5 juga menerima slacker syntax yang dianggap "valid". Sebagai contoh, <sCRipt SrC=js/jquery-1.6.2.js></script> sama berlaku seperti contoh sebelumnya. Kita telah menghilangkan tanda kutip disekitar sumber script serta menggunakan kombinasi huruf kecil dan huruf capital pada kasus di tags dan name attribut. Tapi HTML5 tidak peduli -- itu akan masih valid di W3C HTML5 validator (http://validator.w3.org/). Ini adalah kabar baik jika Anda ceroboh dalam penulisan kode Anda, tetapi juga lebih berguna jika Anda ingin mengurangi setiap kelebihan karakter dari markup Anda. Ada spesifik lainnya yang datang ke penulisan kode yang membuat hidup lebih mudah. Tapi saya mengira Anda tidak yakin semua ada, Jadi mari kita mengintip secara cepat unsur-unsur semantik HTML5 pada artikel selanjutnya.

No comments:

Post a Comment