Sunday, 30 August 2015

All About Calling

Mungkin pernah terjadi pada kita bahwa kita bekerja tapi merasakan kejenuhan atau pernah kita rasakan pada saat bekerja waktu berjalan begitu lambat dan pada saat pulang kerja kita buru-buru untuk meninggalkan kantor. Walaupun bisa di bilang apa yang kita kerjakan hasilnya maksimal bahkan berada di puncak kesuksesan namun disitu kita merasakan kehampaan. Dan kita merasa bahwa itu sebenarnya bukan passion kita karena ada sesuatu diluar sana yang dapat kita lakukan walaupun tanpa di gaji pun kita merasa bahagia untuk melakukannya. Karena pada saat bekerja tidak sesuai dengan calling, kita merasa ada sesuatu yang belum keluar dari diri kita
.
Apa itu calling? Calling adalah soul job, pekerjaan yang sudah didesain oleh Tuhan untuk kita. Lalu bagaimana supaya kita dapat tahu apa tujuan desain kita dilahirkan di muka bumi ini?, karena tentu kita lahir di sini bukan atas dasar kemauan kita bahkan orang tua kita pun tidak tahu bahwa yang akan lahir adalah kita , laki-laki atau perempuan, tapi karena ada suatu misi yang diberikan Tuhan untuk kita, dan masing-masing pribadi mempunyai desain yang berbeda. Ini ibarat sebuah mobil, maka setiap mobil mempunyai desain yang berbeda-beda sesuai dengan apa yang diharapkan pembuatnya, misal mobil jenis truck maka untuk memuat barang, atau mobil bus misal untuk mengangkut manusia, maka ini dapat di ketahui dari besar kapasitas cc mesin mobil misalnya, dari bentuknya, dll. Maka kita juga dapat menemukan calling kita salah satu petunjuknya adalah adanya passion.

Jadi dengan kita mengetahui calling kita tersebut maka Ibarat baju, calling adalah baju yang paling pas untuk kita kenakan, sehingga apa yang kita kerjakan menjadi maksimal karena itu memang sesuai dengan desain kita.

Tapi kebanyakan dari kita mungkin sudah menemukan calling tapi masih ragu untuk melakukannya karena mungkin merasa sudah terlalu berumur untuk melakukan tindakan karena beresiko untuk perekonomian keluarganya, oleh karena harus memulai karir dari nol lagi . Maka inilah tantangan terbesar kita bekerja sesuai dengan calling adalah masalah ekonomi.

Ciri-ciri calling adalah Ketika kita merasa bahagia melakukan sesuatu, maka itu calling kita, selain itu Calling selalu memanggil-memanggil kita.

Semua orang yang bekerja tidak sesuai dengan calling-nya akan merasakan kegundahan, mereka merasakan ada yang tidak pas dengan apa yang dilakukannya. Maka mana yang lebih penting, kekhawatiran atau mimpi? disinilah mereka menemukan petunjuk Jika mimpi lebih penting, maka abaikan kekhawatiran. Karena khawatir saat menjalankan mimpi adalah noise. Jika kekhawatiran masih menguasai kita, itu pertanda bahwa mimpi kita masih kecil. Sebaliknya, jika mimpi yang sudah besar, kekhawatiran pun akan mengecil.

Selalu terjadi tarik-menarik antara mengejar calling dengan kebutuhan hidup, antara mimpi dan kekhawatiran. Menyadari bahwa pekerjaan kita sekarang tidak sesuai dengan calling kita adalah sesuatu yang bagus karena banyak orang yang seumur hidupnya tidak menyadari panggilan hidupnya.

Tujuan hidup kita ditentukan oleh Tuhan yang menciptakan kita, Tuhan menciptakan kita di dunia dengan tujuan tertentu, mengemban misi tertentu. Maka baiknya kita tanyakan kepada Tuhan apa yang menjadi tujuan kita diciptakan, Nah, setelah kita tanyakan Tuhan berkomunikasi kepada kita melalui tanda. Salah satunya adalah passion. Ciri passion adalah apabila kita melakukannya, kita lupa waktu.

Lalu apa perbedaan antara passion dan calling? perbedaannya terletak pada maknanya. Passion itu adalah untuk menyenangkan diri sendiri, untuk kepuasan pribadi, sedangkan Calling adalah kesadaran bahwa kita dikirim oleh Tuhan ke dunia ini untuk melayani sesama dengan cara tertent. Maka Passion adalah salah satu tanda untuk menuju calling

Untuk memenuhi calling ada harga yang harus dibayar, dan itu jangka pendek, karena tidak ada makan siang gratis, kalau bayar di depan namanya investasi tapi kalau bayar di belakang namanya cost.

Biasanya pertama kali yang dilakukan orang adalah mencari pekerjaan (job), Setelah itu, barulah orang meniti karier  , Pada akhirnya, barulah orang mencari panggilan hidupnya (calling) . Maka dengan cara ini mereka baru berbahagia nanti. Padahal bahagia itu sekarang, bukan nanti.

Jadi Urutannya: Job -> Career-> Calling. Itulah mengapa banyak orang yang menemukan callingnya pada usia senja , sehingga kita harus mengubah urutan pencarian hidup kita dimulai dari calling -> career -> job

Ekonomi selalu menjadi tantangan kita menemukan calling. Itu karena kita mengawali pencarian kita dari job .Saat kita menemukan calling setelah job dan karier, kita akan menghadapi tantangan ekonomis yang besar maka karena itu, kita harus menemukan calling kita sedini mungkin  .

Kita hanya akan bahagia jika kita hidup sesuai dengan tujuan penciptaan diri kita ,Tujuan penciptaan diri kita itulah yang disebut calling. If you wanna be happy, be happy now!

No comments:

Post a Comment