Wednesday, 19 August 2015

Potret KULIAH, kuliah, OHHH kuliahhhh!!!!!!!

Dulu saat akan mendaftar kuliah perkiraan akan mendapat pelajaran seperti waktu sekolah yaitu siswa duduk dan diterangkan materi secara detail kemudian kita mencatat dan melakukan praktikum begitu, tapi ternyata apa yang dibayangkan tersebut sangat jauh dari kenyataan. Ada sedikit rasa kecewa waktu  itu karena apa yang didapatkan tidak sesuai dengan yang diharapkan.
 
Coba bayangkan mahasiswa sudah bayar, dan dari tiap mahasiswa itu berasal dari berbagai kelas ekonomi yang berbeda, ada yang orang tuanya jualan di pasar, ada yang sebagai kuli, dll, kadang sampai ada yang hutang sama saudara atau tetangga hanya untuk membayar biaya perkuliahan. dan  harus rela tiap hari makan nasi + sambal, karena uang untuk lauk harus ditabung untuk bayar perkuliahan. dan harus rela agak kurang gizi biar otak nya terisi.

Dan anehnya, ada dosen itu bagaikan seorang presiden atau raja yang harus di jemput harus disembah-sembah gitu, coba masuk kelas seenak udelnya sering telat masuk tapi selesai kuliah cepet, apa gak sadar ya dibayar siapa?? untuk apa??? mahasiswa sudah datang tepat waktu, dianya korupsi waktu entah itu lagi belajar presentasi mungkin ya, sambil pemanasan biar gak gemeter ketemu mahasiswa yang keren-keren.

Dan yang paling ambigu, nilai mahasiswa itu berdasarkan penampilan mahasiswa. hueehhh.. kalau yang ini paling nyebelin, coba  yang cakep cakep nilainya bagus  padahal jarang masuk, tugas kagak ngerjain, ditanya pelajaran cuma senyam senyum , senyum bukan jawaban dik. Tapi ada juga yang lucu, ada yang memberikan nilai akibat sungkan karena terlalu dekat dengan mahasiswa, ada juga yang di plototin terus nilai nya berubah jadi bagus. hahahaha. ada ada saja

Lalu apa yang didapat, mahasiswa sudah jauh-jauh datang ke tempat perkuliahan, dan ternyata materi yang disampaikan hanya begitu-begitu saja (maaf, maksud nya orang tidak kuliah pun bisa , dengan belajar sendiri bisa, ini anak SMK juga lebih paham malahan) . Selebihnya hanya tugas yang tidak jelas tujuannya, presentasi  yang ngalor ngidul tanpa arah yang jelas. Bahkan mahasiswa dibiarkan untuk berdebat dan tidak ada kesimpulan yang jelas.

Bahkan tidak jarang tidak sedikit dosen yang hanya memberikan absensi saja tanpa memberi pengajaran dan paling cuma di beri materi berupa file softcopy (kalau untuk file kayak gini download di internet juga banyak Om) . Dan yang paling parah lagi dosen itu ada yang yang tidak suka jika ada mahasiswa yang banyak tanya, paling puoll jawabnya cari di Google, seperti tersebut, itu macam apa????? APA GUNANYA KULIAHH!!!!!

Itu dulu, semoga sekarang keadaan semakin baik, dan semakin banyak tenaga pengajar yang sadar bahwa profesi sebagai tenaga pengajar bukan serta merta untuk mencari kekayaan atau untuk status sosial untuk gaya-gaya an, tapi lebih dari itu yaitu sebagai panggilan jiwa yang bertujuan mulia yaitu untuk membentuk generasi yang lebih baik secara fisik, mental, emosi serta spiritual.

Catatan : tidak semua dosen itu begitu, dan tidak semua tempat pendidikan seperti itu. TUNGGU SAYA JADI PRESIDEN!!!

No comments:

Post a Comment