Thursday, 3 September 2015

Mengapresiasi Diri Untuk Setiap Pencapaian

Saya adalah tipe orang yang workaholic, jadi saya bisa bekerja siang dan malam hingga waktu terasa begitu cepat bahkan bisa lupa mandi , menunda sarapan , menunda ke kamar kecil demi melakukan pekerjaan yang saya senangi.

Iya , sebenarnya pekerjaan saya bukan hanya di depan komputer, karena saya juga mempunyai banyak passion seperti memelihara binatang apa saja (ayam, bebek, kelinci, burung, belalang, kucing, dll) , menanam pohon apa saja dll, saya suka sesuatu yang berbau alami sesuatu yang unik. Saya juga seorang pecinta alam gemar mendaki, saya juga gemar membuat kerajinan tangan, dan masih banyak lagi passion saya yang tidak saya sebutkan di sini.

Masing-masing orang mempunyai kesenangan sendiri-sendiri, dan saya pernah bertemu dengan seorang rekan kerja yang hobbinya mendengarkan musik, dan saya dapat belajar dari cerita ini. saya lihat dia sedang mendengarkan music melalui mp3 player , alatnya kecil sekali, lebih kurang sekitar ukuran uang koin Rp500 yang sekarang , saya lihat perangkat tersebut bermerek Apple.

Sampai disini tidak ada yang mengherankan , sampai saya bertanya harga perangkat tersebut, ternyata dia menjawab waktu itu belinya sekitar Rp 500.000, waowwwww.. Uang segitu sangat berharga untuk saya waktu itu dibanding membeli perangkat yang begitu kecilnya bahkan menurut saya untuk mendengarkan musik kan bisa dari headset handphone atau komputer mungkin, Karena saya orangnya ngirit (nb: ngirit sama pelit beda tipis ) maka saya terheran-heran, bisa-bisanya mengeluarkan uang segitu untuk barang yang segitu. pikir saya tidak masuk akal waktu itu.

Maka sampai beberapa waktu sekitar 1-2 tahun kemudian, saya baru mengerti apa yang rekan saya tersebut lakukan, karena rekan saya tersebut pernah mengatakan bahwa perangkat tersebut adalah bentuk mengapresiasi dirinya yang karena apa waktu itu saya lupa. dan ternyata selama ini saya hanya bekerja - bekerja dan bekerja tanpa pernah mengapresiasi  diri atas banyak pencapaian yang berhasil saya dapatkan.

Ternyata apa yang dilakukan teman saya ini penting untuk mempertahankan serta menambah bahan bakar kita agar tetap mempunyai energi semangat untuk melakukan sesuatu yang lebih hebat. Seandainya saat ini saya masih bisa menghubungi rekan saya tersebut maka saya berterima kasih atas kejadian tersebut. Semoga rekan saya tersebut dalam keadaan sehat dan sukses dalam karirnya.

No comments:

Post a Comment