Monday, 26 October 2015

Proses Membuat SIM A di Kudus

Ini kelanjutan dari Pelatihan kursus setir mobil yang saya ikuti beberapa bulan yang lalu bersama teman-teman yang lain, setelah kami para peserta pelatihan mengikuti kursus setir mobil akhirnya kami melakukan proses pembuatan SIM A sebagai bukti bahwa kami telah layak untuk mengemudikan mobil di jalan raya.

Sebelumnya kami diinstruksikan untuk berkumpul di lapangan tempat test setir mobil tepat pukul 10.30. di lapangan ini terasa terik matahari panas sekali karena sedang dalam musim kemarau, dan disini kami mengisi absensi sekaligus melakukan test setir mobil dan sama Pak Polisi diberikan tips dan trik bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar.







Setelah kami dinyatakan lulus dalam test setir mobil selanjutnya kami diarahkan untuk menuju polres Kudus untuk melakukan proses administrasi terkait kelengkapan data seperti photo, data diri, dll.

Di polres saya tampak kebingungan, tapi ada saja di polres itu saya belum tanya udah ada yang tanya,  mau kemana mas? bikin SIM A ya? begitu, saya jawab iya, kemudian Bapak yang tanya itu mengarahkan saya ke tempat untuk mengurus SIM A, ini Bapak kurang tau polisi apa tidak tapi setiap saya ke polres pasti ada saja Bapak yang seperti ini.

Sampai di ruangan saya ingat kata Pak Polisi yang di lapangan setir mobil katanya langsung saja ke loket 1 begitu, akhirnya saya menuju  loket 1 tapi ternyata saya dan rombongan (teman-teman sesama peserta pelatihan) di instruksikan untuk menunggu dulu sampai ada  instruksi untuk mengumpulkan berkas. ternyata di polres sudah ada data-data kami yang berkasnya sudah ditaruh rapi di dalam stopmap ini mungkin sudah diuruskan dari tempat kursus sehingga kami tidak perlu repot  untuk mengurus segala hal yang bikin ribet.

Sampai disini kami tidak terima bersih begitu saja, tapi kami masih mengisi formulir terkait data diri yang kemudian setelah formulir tersebut selesai diisi maka diserahkan kembali ke loket untuk selanjutnya menunggu pengambilan photo yang akan ditaruh di kartu SIM tersebut.





Nah, akhirnya sampailah di pengambilan photo, saya ditanya pekerjaan apa mas? saya jawab freelance, Pak Polisinya bengong, apa mas? saya jawab "IT",  pak polisinya masih bengong, saya jawab "Programmer" masih bengong lagi, akhirnya yaudah tulis "SWASTA" saja.

Setelah pengambilan photo maka SIM tidak langsung jadi, karena kami rombongan dan dalam hal ini masih ada hubungannya sama tempat kursus maka SIM baru dapat diambil 3 hari kemudian setelah pengambilan photo, tapi ngambilnya bukan di polres lagi tapi karena sudah diambilkan sama tempat kursus  jadi kami mengambilnya di tempat kursus setir mobil. 

No comments:

Post a Comment