Friday, 13 November 2015

Semua akan berlalu

Penderitaan itu nikmat sebenarnya dalam perspektif masa depan, misalnya saat ini Anda sedang menderita katakanlan cari uang susah berangkat pagi pulang petang, Namun semua itu akan berlalu dan pasti suatu saat ketika Anda sudah tidak melakukan rutinitas tersebut dan mengenangnya akan terasa menjadi pengalaman yang indah.

Jadi lakukanlah dan nikmatilah apa yang Anda lakukan sekarang walaupun itu bahagia maupun menderita, menderita tapi bermakna itu adalah happiness, tapi kalau hanya menderita tanpa punya makna itulah sebenarnya penderitaan. Karena makna tersebut tidak akan hilang dan dapat Anda ingat/panggil kembali di masa depan dalam sebuah pengalaman yang indah.

Itulah sebabnya kenapa di saat sedih jangan terlalu sedih dan disaat gembira jangan terlalu gemibra, karena semua akan berlalu,  yang abadi hanyalah Tuhan, jadi nikmatilah segala suasana baik senang maupun susah.

Semua yang ada di dunia ini hanya pinjaman bukan hak milik, termasuk mobil, rumah, orang tua, anak, semua hanya pinjaman, suatu saat pasti akan diambil sama pemiliknya, jadi seharusnya tidak usah sedih saat semuanya itu hilang dan berlalu, tapi sedih itu perlu karena ini merupakan ekspresi tapi jangan berlarut-larut dan mengurangi kebahagiaan kita.

Kadang setitik masalah menjadi penyebab hilangnya semua kebahagiaan dan semua kebahagiaan jadi tertutupi oleh satu masalah tersebut, maka ingatlah bahwa semua akan berlalu, dan lakukanlah sesuatu untuk merubah semua yang tidak perlu, dan jangan menunggu.

Semakin menderita itu semakin bagus, kalau Anda sekarang menderita dan bercerita pada seseorang tidak akan ada orang senang mendengarkan karena ini merupakan komplain, tapi coba di masa depan ketika sedang sukses maka Anda akan dibayar untuk bercerita masa lalu Anda dan ini merupakan sesuatu yang mahal dan indah dan banyak orang mau mendengarkan, maka semakin pengalaman Anda menderita itu semakin mahal.

Makannya nikmatilah ketika Anda sedana masa susah dan jatuh bangun, nikmatilah, kebahagiaan itu intinya adalah pada kemampuan melepaskan, melepaskan kemarahan, melepaskan kebencian, melepaskan memori yang buruk, karena semua akan berlalu, lepaskan. ini adalah natural low, karena akan dipegang sekeras apa pun dia akan lepas.

Karena yang menarik adalah kunci kebahagiaan adalah melepaskan, sedangkan keinginan adalah sumber penderitaan, jadi sekali lagi kalau mau bahagia lepaskan, bahkan harta yang kita miliki itu bukan milik kita, hak milik kita adalah cuma amal kita, makannya kalau punya harta amalkan karena ini akan menjadi hak milik kita.

Kita akan bahagia jika kita mampu menghayati semua akan berlalu.

1 comment:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete