Wednesday, 27 January 2016

Pohon ceplukan

Sejak tadi pagi kelinci-kelinciku belum makan karena saya tinggal pergi ke kota untuk suatu keperluan, sehingga baru siang ini saya mencari rumput ke ladang. Kelinci-kelinci tersebut merupakan hewan yang suka makan, setiap saya melihatnya dia selalu mengunyah-nguyah rumput, saya tidak tahu apakah dia bisa kenyang atau tidak, entahlah.

Rumput di sawah-sawah dekat rumah sebenarnya banyak namun karena rumput tersebut mengganggu tanaman-tanaman, oleh karena itu maka sengaja dibersihkan dari sawah-sawah tersebut oleh para petani, namun untuk menunggu sampai rumput tersebut tumbuh kembali tidak dibutuhkan waktu lama mengingat saat ini merupakan musim penghujan.

Saya mencari rumput di dekat-dekat  pengairan irigasi di persawahan, kadang juga masuk ke area perkebunan kalau panas sedang menyengat dan berteduh di bawah pepohonan.

Banyak jenis rumput, namun tidak semuanya disukai oleh kelinci, kelinci menyukai jenis rumput yang daunnya lebar, tidak berbau menyengat dan permukaannya tidak kasar, apalagi yang rumput muda mereka paling suka.

Tidak sengaja waktu mencari rumput menemukan sebuah pohon unik yang mengingatkanku waktu masa kecil dulu, yaitu pohon ceplukan, pohon ceplukan ini bentuknya kecil seukuran tanaman bunga-bungaan, dan menghasilkan buah ceplukan, buahnya enak berbentuk seperti lampion namun kecil dan didalamnya ada buah berbentuk bola seukuran buah kersem dan di dalamnya terdapat biji-biji, kalau sudah matang rasanya manis.



Kemudian buah ceplukan tersebut saya ambil, ada 3 pohon saya ambil sekaligus dan pohonnya sudah lumayan besar, berbuah, bukan untuk saya makan tapi untuk saya tanam kembali di kebun agar suatu saat nanti ingin mengambil ceplukan tersebut dapat gampang mencarinya.

Selain itu pohon ceplukan juga dapat digunakan untuk obat penyakit tertentu, ayah saya sendiri sering merebusnya kemudian diminum airnya. Namun saya sedikitpun belum pernah mencoba rebusan pohon ceplukan tersebut, kalau untuk makan buah nya sudah pernah ketika waktu kecil iseng-iseng main disawah dan menemukan buah ceplukan.

No comments:

Post a Comment