Thursday, 28 January 2016

Serbuk besi menyumbat di filter bensin

Beberapa hari yang lalu honda cb saya, saya cuci. Dan seperti biasa setiap habis dicuci mesin tidak dapat dinyalakan, karena kabel-kabel kelistrikan ataupun pengapian dan socket-socket yang terhubung basah terkena air sehingga harus menunggu kering dulu untuk dapat dinyalakan kembali, sehingga kalau ingin mengendarai sepeda motor tersebut harus melihat cuaca dulu, apakah hari ini mendung mau hujan ataukah cerah,, hahaha , seperti kucing yang takut air.

Dan seperti biasa setiap pagi nyokap minta dianter ke pasar, dan motor saya rasa sudah kering, bisa dinyalakan, dan saya starter ternyata memang bisa dinyalakan tapi ada yang tidak normal, karena setiap saya tambah gas malah motor mbrebet seperti mau mati dan kalau dipaksakan memang mesin akhirnya mati. Saya pikir karbu nya atau bagian apa kemasukan air, sehingga ketika mesin sedang nyala saya coba geber sebisanya dengan harapan airnya nanti turun ngalir dan hilang, tapi yang terjadi adalah tetep kondisinya mbrebet-mberebet, ndut ndutan.

Namun karena ini adalah perintah dari nyokap yang tidak bisa dibantah, karena ini tugas negara jadi saya paksakan bawa ke pasar, memang sampai pasar nyokap udah turun lalu saya tinggal pulang karena jarak pasar dengan rumah lumayan dekat, namun apa yang terjadi malah motor tersebut macet, bisa nyala memang tapi gak bisa ditarik gasnya.

Kemudian saya coba mencari penyebab masalah tersebut, saya turun dari motor, dan saya putar-putar baut pengatur udara dan aliran bensin di karbu tapi ternyata masih saja seperti itu, dan di stel bagaimanapun tetep sama, akhirnya saya menemukan ternyata di bagian filter bensin banyak serbuk besinya, itulah yang menyumbat aliran bensin ke karbu menjadi tidak lancar.

Karena kondisi sedang darurat, tidak sedikitpun motor tersebut dilengkapi dengan perkakas perbengkelan, bahkan drei pun tidak ada sama sekali, sehingga saya langsung mencabut kabel yang turun dari tangki bensin, dan saya lihat banyak serbuk besi yang menyumbat di ujung filter bensin tersebut, saya bersihkan pakai batang rumput yang kecil saya ogrok-ogrok istilah kampung sini sehingga sedikit-demi sedikit serbuk besi tersebut ada yang keluar.

Tidak sampai saya dapat membersihkan semua kotoran yang ada difilter tersebut motor saya nyalakan lagi, dan bisa jalan sedikit-demi sedikit ndut ndutan, tapi yang pasti akhirnya sampai dirumah, daripada dorong motor macet sampai rumah itu lebih memalukan ,,,, hahhaaaa....

Sampai rumah saya copot tuh filter, tapi masih belum tau apakah bisa dibersihkan atau tidak, karena bentuknya sepertinya paten tidak ada pemicu untuk membuka bagian tertentu, dan karena ini masih pagi nanti rencana saya ke toko onderdil untuk membeli bagian tersebut.

Oh iya perlu saya sampaikan disini bahwa motor saya tersebut habis dilakukan pengelasan pada bagian tangki bensin karena bekas jatuh sehingga penyok dan ada yang bocor cukup lebar. Nah bekas inilah yang menghasilkan serbuk besi juga motor kondisi tua dahulunya sudah tidak dipakai oleh empunya dan dibiarkan tergeletak di dekat sumur, termakan usia juga dengan adanya karat di dalam tangki yang sudah lama tidak terisi bensin.

Satu lagi juga saya lihat aliran bensin dari tangki tidak lancar, kemungkinan ada sumbatan juga di area kran bensin tersebut dan tidak mungkin saya lepas saat ini mengingat tangki bensin dalam kondisi full karena habis saya belikan bensin jadi menunggu sampai kondisi mau habis kira-kira. Sehingga yang perlu dilakukan adalah memberi tekanan udara dari kran bensin menggunakan kompressor atau kalau tidak punya bisa menggunakan kompo biasa bahasa sininya, agar kerak-kerak serpihan besi bisa memudar dari jalur sumbatan. Namun nanti ketika tangki sudah kosong perlu dilakukan penggojakan biar bersih sih sih dan siap di pakai berkendara kemanapun.

No comments:

Post a Comment