Tuesday, 9 February 2016

Anda bertanggung jawab atas diri Anda

Apa yang Anda alami hari ini adalah keputusan Anda, pilihan Anda, jadi semua kendali berada pada tangan Anda, terserah Anda mau ngapain Anda yang menentukan.

Tidak ada yang berhak mengatur hidup Anda, baik itu sahabat ataupun saudara, karena orang lain bisa saja saat ini adalah teman, keluarga, saudara, bisa saja besok menjadi musuh Anda, tidak peduli status hubungan Anda dengan mereka.

Jadi berhati-hati dan waspadalah pada siapa saja, banyak yang bertopeng dewa namun hatinya rahwana, banyak yang pura-pura baik di depan Anda, namun dibelakang mereka menyebarakan aroma yang tidak baik terhadap Anda.

Namun kita diajarkan untuk selalu berprasangka baik kepada siapa saja, ini juga penting, tapi juga harus seimbang, artinya dijaman yang serba asal-asalan ini kita harus tetap waspada kepada siapa saja, berhati-hati dalam bersikap dan bertindak, apalagi dari segi omongan, karena satu kata saja dapat menyebabkan ratusan nyawa melayang.

Status saudara hanyalah sebuah status, karena tidak bisa dibohongi, mungkin Anda merasakan hal yang sama, hal ini tidak dapat Anda lihat secara kasat mata , namun dapat Anda rasakan adanya persaingan diantara anggota keluarga, apalagi jika satu sama lain sama-sama terlalu keras kepala dan tidak mau mengalah.

Hal-hal negatif tersebut tentu bukan murni berasal dari dorongan pribadi namun itu terbentuk dari proses yang panjang dari lingkungan, dan yang paling dasar menurut saya adalah lingkungan keluarga yang membentuk pondasi paling dasar dalam berkepribadian setiap orang.

Namun ingatlah kawan, untuk menetralisir energi yang tidak baik tersebut perlu kita mengingat kembali bahwa kita lahir tidak membawa apa-apa jadi jangan terlalu serakah terhadap tipuan dunia yang menggelapkan mata dan  hati sehingga lupa akan siapa diri kita?, untuk apa kita diturunkan dibumi?.

No comments:

Post a Comment