Saturday, 20 February 2016

Gangguan Kecemasan / Anxiety Disorder

Setiap orang pernah merasakan cemas, dan ini adalah wajar kalau hal tersebut adalah terjadi pada saat ada sesuatu yang mengancam jiwa individu tersebut, namun cemas ini dapat mengganggu seseorang jika intensitas kecemasan ini berlangsung selama beberapa waktu dan sering menteror kehidupan seseorang sehingga mengakibatkan penurunan kualitas hidup.

Kecemasan adalah mekanisme tubuh untuk bertahan dan bersiap untuk menghadapi suatu ancaman yang serius, namun ada sebagian orang yang mengalami berbagai ketakutan, ada yang mempunyai ketakutan terhadap sesuatu yang spesifik dan ada juga yang mempunyai kecemasan terhadap sesuatu yang tidak jelas apa yang menjadi sebab kecemasannya tersebut.

Kebanyakan dari mereka ada yang takut akan kematian, atau takut sehabis trauma menghadapi sesuatu yang buruk, sehingga kejadian itu terekam di alam bawah sadar yang akhirnya dapat dimunculkan kembali memory tersebut pada saat bertemu dengan situasi yang hampir mirip.

Ada yang bilang mereka adalah orang yang lemah jantung, ini adalah anggapan masyarakat yang mengeneralisasi hal tersebut karena biasanya informasi yang ditangkap masyarakat adalah lemah jantung adalah orang yang mudah cemas. Namun bukan hal yang demikian karena kecemasan ini bisa terjadi pada siapa saja.

Juga ada yang bilang bahwa takut kematian adalah mereka mempunyai iman yang lemah, padahal banyak juga diantara mereka yang berprofesi dibidang agama , entah itu sebagai guru agama, tokoh agama ataupun yang lainnya.

Tentu hal ini membuat bingung penderita yang menimbulkan banyak gejala fisik seperti mudah pusing, nafsu makan turun, sulit berkonsentrasi, pendengaran berkurang, mata tidak dapat fokus, badan terasa melayang dan berbagai macam gejala lainnya yang mengakibatkan stress semakin berkembang yang dapat menimbulkan frustasi bahkan depresi.

Tapi untuk siapa saja yang sedang menghadapi hal ini tetaplah tenang karena setiap penyakit pasti ada obatnya, entah itu penyakit mental maupun penyakit fisik, jadi malah bisa saja ini adalah suatu ujian yang memberikan pengajaran bagaimana cara untuk bertahan hidup dan hidup dengan pola yang lebih baik sehingga kedepannya menjadi pribadi yang lebih baik.

Selain itu juga hal ini bisa mengakibatkan ataupun diakibatkan oleh gangguan tidur, sehingga tidur menjadi tidak berkualitas dan akhirnya kimia dalam tubuh menjadi tidak seimbang yang mengakibatkan aliran energi dalam tubuh berjalan tidak lancar.

Demikian yang dapat saya sampaikan untuk saat ini, karena saya bingung untuk menjelaskan hal ini tidak tahu mulai dari mana terkait banyaknya hal yang ingin saya sampaikan, namun saya berusaha bahwa artikel ini dapat membantu siapa saja yang saat ini menghadapi hal seperti ini.

No comments:

Post a Comment