Tuesday, 16 February 2016

jangan suka memaksakan kehendak, sebaliknya Berikan pilihan kepada si anak.

Banyak orang tua yang memaksakan kehendaknya kepada anaknya untuk menjadi seseorang yang seperti kebanyakan, namun disisi lain si anak mempunyai mimpi sendiri ingin menjadi apa dan siapa.

Nah karena ada dorongan dari orang tua juga ada dorongan dari dalam diri, maka suatu waktu si anak menjadi bingung ketika ada kesempatan entah itu berada dipihak diri sendiri maupun sesuai dengan keingingan orang tua, dan hal itu cukup membingungkan.

Kejadian ini mungkin pada sebagian anak yang terlalu di setir oleh orang tua atau terbiasa di arahkan oleh orang tua karena orang tua terlalu otoriter sehingga semuanya harus sesuai dengan apa yang diinginkan oleh orang tua tanpa anak diberikan kesempatan untuk memberikan sebuah argumentasi maka ini akan menjadi boomerang ketika si anak dewasa.

Yang semula si anak terbiasa diberikan instruksi oleh orang tua , namun ketika dewasa dia harus belajar mandiri dan tidak ada seseorang pun yang dapat diandalkan kecuali dirinya sendiri maka dia akan merasa kebingungan dan salah salah malah akan menemukan orang yang salah dan terjerumus ke jalan yang tidak baik.

Orang tua juga seharusnya memahami dan melatih sedari awal bahwa semua nya itu berdasarkan keinginan pribadi dan jangan terlalu memaksakan kehendak, memang orang tua ingin yang terbaik untuk si anak, tapi kadang caranya saja yang salah. Seharusnya sedari kecil anak diajarkan untuk memilih sendiri pilihannya dan orang tua hanya mengarahkan saja, tanpa memberikan pemaksaan karena jauh dekat nanti juga si anak akan tahu sendiri mana pilihan yang benar dan mana pilihan yang tepat, dan waktu yang akan memberikan jawaban.

Ini biasanya terjadi pada orang tua yang berpendidikan rendah sehingga mereka tidak mau belajar, dan instrospeksi diri , serta ingin menang sendiri ,karena didikan sedari kecil oleh orang tua mereka memang seperti itu, sehingga seolah olah mereka balas dendam dan melampiaskan hal yang sama kepada anaknya, dan dengan cara tersebut biasanya orang tua tidak mau  mengalah, dan kalaupun salah mereka harus selalu benar. tidak ada alasan untuk orang tua tidak benar.

Banyak anak yang akhirnya harus kabur dari rumah ataupun malah dia tidak berani keluar rumah karena fisiknya terlalu lemah yang biasa diberikan santapan berupa bentakan bentakan yang akhirnya melemahkan tubuh mereka yang sejatinya dapat bertumbuh kembang menjadi pribadi yang kuat, namun setelah si anak dewasa malah si orang tua bertanya kenapa kamu seperti ini? tidak seperti si A, Si B? ini adalah pertanyaan yang aneh, karena orang tualah yang membentuk pribadi seperti ini, dan membanding bandingkan pribada bukanlah sesuatu yang baik karena sejatinya setiap manusia itu unik , bahkan yang terlahir kembarpun tidak sama persis.

Demikian, untuk orang tua jangan pernah memaksakan sesuatu kepada si anak apalagi disertai dengan bentakan bentakan atau amarah yang biasanya itu akar permasalahannya di dalam ekonomi atau di dalam kehidupan orang tua sehingga dilampiaskan amarahnya kepada si anak. berhati hatilah dan jangan pernah sesama orang tua ribut ataupun bertengkar di depan anak. semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment