Tuesday, 9 February 2016

Peduli Penghijauan

Seiring dengan kemajuan jaman, masyarakat berbondong-bondong untuk meninggalkan desa, dan pergi ke kota dengan harapan untuk mengubah hidup, karena mereka beranggapan bahwa menjadi seorang petani ataupun warga desa bukanlah kehidupan yang menjanjikan bahkan dianggap tidak keren.

Jika kita pikir memang tidak masuk akal, Banyak yang menjual sawah-sawah mereka kepada pabrik yang berani membeli dengan harga tinggi , namun akhirnya uang hasil penjualan sawah habis karena mereka menggunakan uang tidak bijak dan kurangnya ilmu pengetahuan akan pemanfaatan uang, sehingga akhirnya mereka menjadi buruh pabrik yang dulu tempat dirikan pabrik tersebut merupakan tanah milik mereka malah mereka menjadi buruh ditempat sendiri. Dan pada akhirnya mereka terlalu bergantung pada pabrik dan pada akhirnya jikapun pabrik tersebut menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan merekapun tidak dapat berkutik karena kehidupan mereka bergantung pada pabrik.

Menjadi petani adalah pekerjaan yang mulia dan merupakan prospek pekerjaan yang berpotensi di masa depan karena apa? karena di masa depan bahan makanan dapat menjadi mahal seiring masyarakat lainnya banyak yang tidak fokus lagi kepada masalah pertanian sehingga ini merupakan peluang investasi di masa depan.

Selain itu menjadi petani merupakan pekerjaan yang menyehatkan karena pekerjaan yang dilakukan sesuai dengan desain tubuh kita yang dirancang untuk terus bergerak bukan seperti saat ini yang kebanyakan orang bekerja tidak banyak bergerak karene kerjanya hanya mengamati monitor komputer dengan cara duduk selama berjam-jam tanpa merubah posisi yang tentu ini dapat berbahaya bagi kelancaran peredaran darah dalam tubuh.

Karena semakin berkurangnya lahan pertanian yang saat ini banyak berdiri bangungan-bangunan permanen seperti gedung ataupun perumahan sehingga banyak tanaman dan pohon yang berpotensi  menyaring udara agar tetap bersih dan mengeluarkan O2 malah ditebangi sehingga udara terasa semakin panas, apalagi tidak ada tempat berteduh.

Yang tidak kalah lucu adalah masyarakat banyak yang asal ikut-ikutan menebangi pohon dihalaman rumah mereka hanya lantaran ikut-ikutan karena rumah bos pemilik pabrik halaman rumahnya tidak ada pohon satupun bersih, namun hal ini menjadikan latah orang-orang bahwa rumah yang bagus adalah dengan halaman yang gersang bersih tanpa satu pohon pun , kalau begitu kenapa tidak dibuat lapangan saja, biar luasss tanpa pohon satupun.

Selain itu banyak juga yang saat ini ikut-ikutan memplester halaman rumahnya, entah itu hanya ikut-ikutan desain dari orang-orang atau hanya dengan dalih bahwa memplester akan membuat bersih penampilan rumahnya, dan saya rasa hal ini malah akan mengganggu ekosistem di dalam lingkungan, karena kita tahu kalau terjadi hujan lebat tentu air tidak dapat meresap ke dalam tanah dan tentu akan langsung mengalir ke bawah dan menyebabkan banjir bandang, bukan hanya itu di saat kemarau pun nantinya akan terjadi kekeringan karena tidak adanya akar pohon-pohon yang menyerap air tersebut.

Pada daerah pertanahan  yang labih tentu manfaat pepohonan sangat terasa sekali karena akar-akar pepohonan yang besar tersebut mampu untuk mencengkram tanah dengan kuat yang mencegah terjadinya tanah longsor, tapi kita tahu saat ini banyak pepohonan yang ditebangi sehingga terjadi tanah longsor yang tidak dapat dikendalikan.

Oleh sebab itu marilah kita galakkan penghijauan.

No comments:

Post a Comment