Saturday, 13 February 2016

Teknologi komunikasi seperti pedang bermata dua

Dulu sebelum teknologi canggih seperti sekarang ini, untuk melakukan komunikasi harus melalui tatap muka, sehingga untuk memberikan informasi harus salah satu pihak mendatangi pihak lain  yang akan diberikan informasi.

Nah hal ini tentu ada manfaat dan ada juga kekurangan, manfaatnya adalah tali silaturahim menjadi lebih terjaga karena seringnya saudara, atau kerabat serta sahabat yang datang berkunjung, sehingga ikatan batin selalu terhubung.

Disisi lain dengan bertatap muka maka dimungkinkan tidak terjadi salah penafsiran atau salah paham karena komunikasi dapat berupa verbal yang artinya menggunakan lisan maupun diikuti visual gerakan gestur tubuh sehingga memperkuat makna dari pesan informasi yang disampaikan sehingga menjadi tepat guna.

Namun kelemahannya adalah komunikasi tidak dapat terjadi secara cepat karena terbatasnya ruang dan waktu sehingga dibutuhkan delay waktu untuk tersampainya pesan jika jarak memang terlampau jauh.

Seiring berkembangnya technologi maka terciptalah radio, dan sampai saat ini telah banyak juga tehnologi seperti smartphone,  handphone yang merupakan perangkat selular sehingga komunikasi dapat terjadi kapan saja dan dimana saja.

Namun komunikasi melalui tehnologi selular tentu juga mempunyai kelebihan serta kekurangan, menurut pendapat saya pribada tehnologi semacam ini banyak mempengaruhi secara mental maupun psikologis perkembangan anak jaman sekarang.

Mereka yang lebih sering menggunakan perangkat seperti smartphone menurut saya memiliki kecenderungan menjadi manusia yang individualis karena terbukti setelah saya banyak melakukan analisa ketika kita sedang mengobrol dengan orang yang menggunakan smartphone maka mereka lebih sering menatap layar perangkat daripada berkomunikasi dengan sesama.

Selain itu perangka ini juga seperti pedang bermata dua, di satu sisi dapat menjaga tali silaturahim dengan mudahnya melakukan komunikasi namun disisi lain hal ini justru menjadikan komunikasi yang harusnya dapat dilakukan dengan bertemu malah dilakukan menggunakan perangkat sehingga kesan menghargai serta kasih sayang tidak dapat tersampaikan dengan benar.

Selain itu dimungkinkan adanya salah persepsi karena kalimat yang dikirimkan juga kadang dapat mempunyai berbagai macam penafsiran, sehingga membingungkan dari pihak penerima, dan dapat menjadikan hal yang tidak diinginkan.

Demikian, karena saya sudah mengantuk, saat nya tidur,.. semoga bermanfaat.

No comments:

Post a Comment