Wednesday, 9 March 2016

Alam bawah sadar selalu menjadi pemenang

Pernah saya bekerja pada suatu tempat dan ditempat ini merupakan tempat yang saya idolakan , dan sudah seperti rumah kedua bagi saya, namun ternyata saya ditempatkan di tempat yang saya dan mempunyai budaya yang bertentangan dengan prinsip yang tertanam pada diri saya sejak sedari kecil.

Sebuah prinsip hidup adalah bagaikan sebuah pondasi jadi inilah yang menjadi pegangan ketika kita berada di posisi yang tidak semestinya dan menjadi pedoman untuk setiap langkah yang kita jalani dan memastikannya untuk tetap berada pada jalur yang benar.

Namun sayangnya waktu itu saya benar-benar berada di tempat yang salah, seperti berada di ruangan yang tidak ada ventilasinya , terasa sesak ,  panas gerah dan membuat cepat lesu dan cape.

Di perusahaan tersebut saya digabungkan dengan team kerja yang semuanya bermacam-macam ada cuma satu orang yang baik dan memberikan kenyamanan namun untuk beberapa saat hingga pada akhirnya saya harus menyerah dan melepaskan status sebagai pegawai.

Dikantor bagian yang saya tempati saya bertemu dengan orang-orang yang suka mencari hiburan, seperti sedikit-sedikit membuka film atau apa padahal itu merupakan jam kerja apalagi menggunakan komputer kantor karena kantor yang saya tempati memang merupakan tempat pusat jaringan internet di perusahaan tersebut dengan kata lain ini adalah sebuah team IT.

Dan hal yang paling tidak saya suka adalah banyak budaya yang tidak sesuai dengan kepribadian saya, seperti rekan-rekan sekantor yang suka bermain ke tempat karaoke atau sejenisnya, sering menonton video dewa**a, dan perbuatan lainnya yang lebih parah, tentu hal ini bertentangan dengan alam bawah sadar saya yang mengakibatkan memberontak dan mendesak tubuh saya untuk keluar dari lingkungan yang tidak baik tersebut. Saya kalut dan terjadi pergumulan yang hebat waktu itu di dalam diri saya karena di sisi lain orang tua ingin saya tetap berada sebagai pegawai, disisi lain nurani saya mengatakan harus pergi dari tempat tersebut.

Sebenarnya hal tersebut tidak masalah untuk saya jika saya tidak peduli dengan masalah tersebut dan perusahaan memperkerjakan orang-orang yang tidak  kompeten , dan perusahaan seperti panti yang merupakan tempat untuk menampung orang-orang seperti tersebut.

Namun alam bawah sadar saya begitu kuat untuk mencari lingkungan yang lebih baik, akhirnya saya kalah dan resign. Demikian pengalaman ini saya bagikan semoga bermfaat.

No comments:

Post a Comment