Sunday, 13 March 2016

Anak Meniru apa yang dilakukan Orang tua terhadapnya

Para Ibu atau Ayah, terutama Ibu dalam mendidik anak memang diperlukan kesabaran yang tinggi, tapi disinilah tantangannya, karena anak merupakan anugrah, merupakan titipan  yang harus dijaga dan dibesarkan dengan penuh kasih sayang, bayangkan di luar sana ada sebagian orang yang tidak mempunyai anak, bahkan rela membayar ratusan juta untuk memperoleh anak, ataupun juga melakukan cara-cara yang lainnya untuk mempunyai anak, sudah selayaknya yang mempunyai anak untuk bersyukur terhadap kehadirannya.

Ingat, anak bukanlah objek yang dapat diperlakukan semena-mena, dan janganlah menganggap anak sebagai suatu benda yang dapat diperlakukan sesuka hati bagaikan itu milik Anda, ini berbeda karena anak merupakan suatu makhluk yang mempunyai akal dan pikiran sehingga diperlukan perlakuan yang semestinya  yaitu perlakukan mereka sebagai manusia.

Anak tidak butuh harta benda, bukan maksudnya tidak butuh sama sekali, tapi harta adalah nomor kesekian, seringkali kita sebagai orang tua tidak punya waktu untuk sekedar bercanda ataupun mengasuhnya, bahkan ada yang menjadi lebih dekat dengan pengasuh daripada orang tua.

Juga anak jangan cuma diberikan harta kemewahan tapi tidak pernah disentuh hatinya, ini lah yang akan membuat anak nanti ketika besar akan dapat kemungkinan menurunkan sifat yang sama untuk generasi yang selanjutnya, dan tentu ini tidak baik karena yang dibutuhkan anak adalah kasih sayang, cinta dari orang tua.

Kita ambil contoh anak yang dibesarkan dengan bentakan, dengan selalu diberikan luapan emosi dari orang tua, apapun masalahnya orang tua selalu mengandalkan cara membentak, dan cara ini memang efektif untuk menakuti si anak dan menteror si anak dan memang anak akan melakukan sesuatu yang diinginkan orang tua tapi tidak sepenuh hati, dan di sebagian hatinya yang lain menyimpan dendam terhadap Anda yang nantinya kaan menjadi seperti bom waktu, sehingga tunggulah nanti ketika anak itu dewasa dan Anda mulai menua apa yang terjadi, dan apa yang anak perlakuan terhadap Anda.

Demikian juga keluarga yang tidak pernah peduli satu sama lain, disinilah anak belajar dengan kadar yang lebih banyak  yaitu dilingkungan keluarga, sehingga akan menjadikannya seolah-olah tidak punya empati terhadap sesama, dan kepekaannya kurang terlatih, ada anggota keluarga yang satu sakit bukannya di tolong malah dibentak-bentak. Inilah yang harus kita waspadai apalagi pada keluarga dengan tingkat ekonomi di bawah  yang lebih sering melampiaskan emosi kepada apapun itu termasuk anak,.

Demikian, pesan saya perlakukan anak sebagai manusia seutuhnya.

No comments:

Post a Comment