Wednesday, 2 March 2016

Menghadapi teman yang suka menyindir lewat status

Mungkin ada diantara teman-teman yang merasa tidak nyaman dengan sindirian atau celotehan teman lainnya yang dilakukan melalui media sosial atau pun media lainnya, dan merasa terusik diakibatkan oleh ulahnya tersebut, namun hal itu tentu bukan mempunyai nilai negatif semata tapi juga tentu mempunyai nilai positif yang dapat diambil dan memberikan pembelajaran.

Sebenarnya kadang otak kita terlalu kreatif, sehingga mempunyai banyak pemikiran serta dugaan yang sebenarnya itu tidak perlu karena dapat membuat kerja otak kita menjadi sibuk sehingga memerlukan energi  yang besar untuk memperkerjakannya, sehingga kalaupun kondisi tubuh sedang tidak fit ini dapat membuat kondisi badan menjadi semakin drop, oleh sebab itu maka dari ajaran agamapun kita diajarkan untuk selalu mempunyai dugaan yang positif terhadap segala sesuatu.

Sebagai contoh ada teman menulis distatus "tidak mempunyai teman  lebih mematikan daripada obesitas". Nah ini untuk teman yang tidak mempunyai teman yang membaca status yang dituliskan teman ini tentu akan mengena dan merasa bahwa sindiran itu tepat untuknya, padahal mungkin itu bukan ditujukan untuk dia, bisa juga ditujukan untuk dirinya sendiri sebagai pengingat atau ditujukan untuk teman yang lain. Nah inilah, gunakan untuk kita jangan terlalu mempunyai pandangan yang sempit, karena sesuatu yang masih berada dalam kondisi dugaan itu belum dapat dibuktikan kebenarannya, sehingga kita perlu berpikiran luas seperti contoh diatas dan memilih mana yang terbaik yang membuat kondisi badan kita nyaman.

Nah kalaupun memang sindiran itu buat kita, kita juga tidak rugi dengan sindiran tersebut, karena sindiran tersebut dapat menjadi kritikan kita sehingga kita dapat berimprovisasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik, dan harusnya kita malah berterima kasih kepada penyindir karena kita sendiri tidak sempat memperhatikan apa yang kita lakukan tapi malah diberikan resep gratis untuk menjadi lebih baik oleh teman tersebut.

Bisa juga karena teman yang menyindir tersebut tidak punya keberanian face to face terhadap diri Anda yang memang selangkah lebih maju yang menyebabkan nyali teman Anda tersebut menjadi ciut dan hanya bisa berceloteh lewat status tersebut. Ini berarti bahwa Anda lebih unggul dan bertahanlah.

Kemudian kalau dinilai ternyata sindiran tersebut tidak pas buat Anda, jangan juga merasa gelisah, kalaupun Anda merasa gelisah berarti sindiran itu memang pas buat Anda, sebaliknya cuekin saja dan enjoy sajalah, karena sindiran tersebut dapat berbalik kepada orang yang menyindir jika itu tidak berakibat pada diri Anda, sehingga mereka dapat menjadi jengkel yang akhirnya rasa jengkel itu dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh. Serta sebaiknya Anda perlu kasihan terhadap orang yang seperti ini karena mungkin saja mereka tidak mempunyai pekerjaan lain sehingga butuh kesibukan seperti menulis status yang tidak penting tersebut seperti saya ini menulis artikel karena memang pekerjaan saya menulis artikel. hhhhaahh..

Perlu diingat juga, bahwa seperti nasehat Aa Gym kalau tidak salah pernah saya dengar adalah teko teh hanya mengeluarkan air teh, teko kopi hanya mengeluarkan isi kopi, sebaliknya teko yang berisi air kotor pasti mengeluarkan air kotor. Demikian semoga kita tetap nyaman walaupun selalu mendapat sindiran dan itu bermanfaat untuk kita. so keep smile!

No comments:

Post a Comment