Wednesday, 23 March 2016

Pelatihan otomotif sepeda motor dasar BLK Kudus hari Ketiga

Pada pelatihan hari ketiga ini saya berangkat telat dan sampai di tempat pelatihan semua peserta sudah berada pada tempat praktek dan dibagi ke dalam bbeberapa kelompok, untuk angkatan kami dibagi menjadi 3 kelompok, dan masing-masing kelompok dihadapkan dengan satu buah sepeda motor.

Langsung saja saya gabung dengan kelompok-kelompok tersebut, masing-masing sibuk untuk membongkar karburator, karena pada hari ketiga ini kami diajari bagaimana cara tune up karburator agar motor berjalan sesuai dengan keinginan dalam artian enak dikendarai.

Karena saya sebelum pelatihan ini juga sering bongkar-bongkar karburator motor punya bokap jadi sudah tidak asing lagi dengan komponen yang ada di dalam karburator dan saya hanya mengamati rekan-rekan lain sambil bertanya tentang masalah yang sering dijumpai pada karburator kepada instruktur.

Poin penting yang saya tangkap dari pelatihan ini adalah di dalam karburator ada yang namanya main jet dan ada yang namanya slow jet. Slow jet adalah komponen yang berada di dalam karburator yang berfungsi pada saat motor tidak berkecepatan artinya gas belum dimainkan dan komponen main jet adalah komponen ketika gas dimainkan.

Kemudian juga ada yang namanya apung-apung, nah apung-apung ini berfungsi agar tidak terjadi kebanjiran di dalam karburator atau istilahnya bludak sehingga bensi mengucur keluar dari jalur pembuangan bensin yang ada di karburator.

Saya juga bertanya kepada Pak instruktur bahwa dulu saya punya supra x yang 100 cc, dan sering saya utak atik karburator nya namun setelannya kadang tidak pas karena belum mengerti bagaimana cara menyetel karburator yang benar sehingga karburator kadang terlihat ada airnya atau mengembun seperti tabung gas yang ada di kompor dapur mengembun.

Nah karburator yang mengembun tersebut adalah menunjukkan bahwa baut penyetel udara kelebihan yang artinya terlalu banyak udara yang masuk sehingga campuran antar bensi dan karburator tidak pas. Yang pas adalah stel dulu kencangkan baut udara sampai mentok kemudian standartnya putar berlawanan arah jarum jam sebanyak 1 1/2 putaran , namun ini hanya standartnya bisa kurang bisa lebih tergantung dari kondisi karburator.

Kemudian untuk baut stasioner juga menyesuaikan jika motor sudah terdengar bagus, deng deng deng deng begitu  atau langsam tidak mbrebet ataupun mudah mati artinya sudah bagus.

Demikian hari ketiga dan saya tidak sampai selesai tadi mengikuti pelatihan karena materi saya rasa sudah cukup sehingga waktu yang tersisa saya manfaatkan untuk kegiatan lain. semoga bermanfaat

Servis karburator racing
Servis karburator

No comments:

Post a Comment