Thursday, 24 March 2016

Pelatihan otomotif sepeda motor dasar BLK Kudus hari Ke-empat

Setelah kemaren hari ke-tiga kami praktek servis karburator, nah pada hari ke empat ini dalam pelatihan otomotif sepeda motor dasar kami tidak mendapat teori namun langsung terjun ke praktek yaitu prakteknya hanya membuka dan memasang kembali silinder head.

Dari pukul 08.00 - 11.00 kami hanya praktek membuka dan memasang silinder head saja, caranya adalah lepaskan dulu karburator dari silinder head supaya tidak mengganggu dalam membongkar silinder head nantinya.

Dilanjutkan dengan membuka tutup kecil yang berada di blok kiri mesin motor kemudian membuka tutup yang ada di samping spull dan mengarahkan yang ada di bagian magnet itu supaya terlihat huruf T dan memastikan bahwa piston berada di bagian paling atas dengan membuka busi dan melalui lubang busi tersebut kemudian dapat kita rasakan keberadaan piston dengan drei ataupun kawat yang dimasukkan ke dalam lubang busi.

Nah setelah piston berada pada posisi TMA (Titik mati atas) maka barulah kita dapat melepas satu persatu bagian silinder head, sampai akhirnya terbongkar semua dari bagian klep dll, kemudian membersihkannya dari kotoran-kotoran kerak yang menempel baik itu menggunakan kompressor atau kuas yang dibasahi bensin.

Namun dalam praktek ini saya pribadi masih agak kurang puas karena tidak disertai dengan penjelasan mengapa kita harus melepas silinder head? apa masalah yang sering dijumpai oleh pelanggan sampai-sampai membuka silinder head? namun sempat juga tadi saya bertanya kepada instruktur, jawabnya adalah ketika tenaga motor berkurang atau tidak seperti biasanya dengan kata lain tenaga nya loyo.

Kemudian saya juga bertanya mengenai kenapa ring baut di silinder head ada yang kuning ada yang putih? memang mendapat jawaban dari instruktur tapi masih belum sempurna karena jawaban yang saya dapatkan adalah penjelasan yang masih kabur, dan tidak dijelaskan secara detail mengenai hal tersebut.

Walaupun ini adalah kursus yang gratis tapi ada hal yang menjadi kritik saya pribadi untuk lembaga kursus yaitu Harapan saya adalah supaya instruktur lebih aktif selalu mendampingi dalam praktek dan menjawab pertanyaan peserta jika diketemui masalah yang berhubungan.

Demikian, semoga bermanfaat untuk yang akan mengikuti pelatihan supaya mempersiapkan diri dengan berbagai permasalahan yang sering dihadapi di lapangan, sehingga nantinya ketika selesai pelatihan bisa benar-benar mendapat ilmu yang sesuai diharapkan serta dapat benar-benar diimplementasikan di lapangan bukan sekedar ikut-ikutan.

No comments:

Post a Comment