Thursday, 10 March 2016

Pengalaman pertama mengikuti sidang di pengadilan negeri kudus

Kemaren malam saya di undang tetangga dan dimintai tolong untuk menjadi saksi di persidangan dengan agenda permohonan untuk membetulkan akta kelahiran yang ada sedikit status keterangan yang salah padah akte kelahiran  tersebut.

Nah saya diberitahu untuk datang di pengadilan negeri Kudus paling lambat pukul 09.00, karena sesuai undangan jadwalnya memang pukul 09.00 WIB, tadi pagi pukul 09.30 saya berangkat dari rumah karena sudah dikasih kode malalui sms dari tetangga yang bersangkutan sehingga saya buru-buru untuk sampai ke gedung pengadilan negeri kabupaten kudus.

Sampai di pengadilan kira-kira belum pukul 09.00 pas masih kurang karena mengingat jarak dari rumah lumayan dekat kira-kira 10 km an, tentu dengan mengendari sepeda motor dengan kecepatan yang agak tinggi juga. Tapi setelah pukul 09.00 WIB ternyata panggilan untuk masuk ke ruangan belum ada, sampai kira-kira satu jam berlalu masih menunggu pukul 10.00 lebih berapanya kurang ingat baru ada panggilan untuk memasuki ruangan sidang.

Diruangan saya berperan sebagai saksi dengan tetangga saya satunya lagi juga sebagai saksi, sehingga ada 3 orang yang mengikuti persidangan, satu pemohon, dan yang dua sebagai saksi, saya kurang tahu bagaimana aturan untuk mengikuti persidangan, karena ini baru kali pertamanya saya mengikuti persidangan seperti itu. O iya sebelumnya pernah mengikuti sidang juga tapi sidang skripsi . .. hehhe :)

Di dalam ruangan pertama pemohon di suruh untuk maju pertama kalinya kemudian di tanyai dengan berbagai macam pertanyaan terkait dengan isi surat permohonan, kemudian selanjutnya setelah itu kedua saksi yaitu saya dan tetangga saya ganti maju ke depan pak hakim.

Diruangan sidang kami diminta menunjukkan KTP,  namun sebelum memberikan kesaksian kami disuruh untuk bersumpah dulu, dan ini yang membuat agak gimana gitu, karena seperti pejabat-pejabat yang disumpah dengan kitab suci di atas kepala kira-kira begitu dengan mengucapkan kalimat-kalimat tertentu yang intinya akan memberikan kesaksian secara jujur.

Setelah itu cuma itu doank, dan waktunya memang singkat sekali, enak , asik, dan ini merupakan  pengalaman yang dapat diceritakan kepada orang-orang bila nanti ada  yang bertanya bagaimana rasanya mengikuti sidang.

Dan tadi pagi juga berbarengan dengan masyarakat yang sidang juga karena terkena tilang akibat kelengkapan kendaraan ataupun surat-surat kendaraan yang tidak lengkap. Dan selesai sidang saya melihat keluar, saya kira parkir di area gedung tersebut gratis, ternyata ada orang yang meminta uang parkir Rp.2000. saya kurang tahu apakah ini resmi atau tidak. Padahal itu di gedung yang semegah itu.

Tapi  yang saya tahu, bagaimana jadinya karena ini bulan maret dan berdasar informasi diadakan operasi simpatik dari pak polisi, jadi banyak orang yang kena tilang, dan tadi pagi menurut informasi juga dari pak lek ada sekitar 600 orang yang mengikuti persidangan tilang, jadi bayangkan saja 600xRp 2000 = ... JUTA... dan ini baru dari motor yang parkir saja. apa Anda nggak kepengen jadi tukang parkir, hahaha. ..

No comments:

Post a Comment