Saturday, 23 April 2016

SEO : Menentukan maksud seorang pencari melakukan pencarian

Marketer yang bagus adalah berempati, dan seorang praktisi SEO yang cerdas - sebaik mesin pencari - dengan tujuan menyediakan hasil pencarian dengan hasil yang relevan dengan query yang diminta. Oleh karena itu, Elemen penting untuk membangun sebuah strategy online marketing seputaran SEO dan pencarian organic (atau kadang-kadang disebut sebagai "natural") adalah memahami audience Anda dan bagaimana mereka berpikir, berdiskusi, dan mencari untuk servis, produk, dan brand Anda.

Seorang marketer mesin pencari perlu menyadari bahwa mesin pencari hanyalah sebual alat/tools yang mendorong menuju ke sebuah konten yang dituju. Menggunakan kotak pencarian pada dasarnya dengan memasukan url ke dalam address bar browser, mengklik sebuah bookmark, atau mengklik sebuah link yang menuju ke sebuah website. Mencari adalah sebuah tindakan dengan niat pengguna yang ingin untuk menemukan informasi spesifik tertentu, bukan sekedar melakukan secara kebetulan. mencari juga berbeda dengan browsing, atau mengklik link pada sebuah website. Karena ini sangat spesifik, traffic pencarian secara umum mempunyai nilai yang tinggi untuk marketer dari pada tipe lain dari web traffic.

Berikut adalah beberapa pemeriksaan dari berbagai jenis permintaan pencarian dan kategorinya, karakteristik, dan proses.


Navigational Queries

Navigational queries adalah tindakan user dalam mencari dengan niat/maksud langsung menuju ke sebuah website yang spesifik. Dalam beberapa kasus, user mungkin tidak tahu URL tepatnya, dan mesin pencari bertugas sebagai "White Pages".

Peluang : Menarik pencari jauh dari tujuan ; Mendapatkan traffic tambahan.

Nilai rata-rata traffic : Sangat tinggi ketika pencari untuk publisher pemilik brand. Ini adalah tipe pencarian yang cenderung mengajak untuk tingkat konversi yang sangat tinggi. Bagaimanapun juga, para pencari tipe ini sudah sadar dan tahu betul dengan company brand. dan beberapa persen dari pencarian ini mungkin tidak dilakukan oleh konsumen baru. Untuk brand selain daripada yang dicari padanya, tingkat click-through akan cenderung rendah, tapi ini boleh menampilkan sebuah peluang untuk mengambil konsumen jauh dari kompetitor.

Informational Queries

Pencarian informasional melibatkan cakupan yang luar biasa luas, Menentukan banyak jenis informasi yang orang cari: Cuaca lokal, Cara menyetir mobil, berita selebriti, gejala penyakit, pengembangan diri, cara memperoleh pekerjaan yang diinginkan.... dan kemungkinan-kemungkinan lain yang orang pikirkan.

Pencarian informasional umumnya tidak berorientasi pada transaksional (walaupun juga dapat meliputi pencarian informasi tentang produk ataupu servis). Informasi sendiri adalah sebuah tujuan, dan tidak ada transaksi diluar melakukan klik dan membaca permintaan terhadap kepuasan informasi yang dicari.

Peluang : Pencari merek dengan positif tayangan dari situs Anda, informasi, perusahaan dan sebagainya. menarik link, mendapat perhatian dari pencari, berpotensi untuk melakukan pendaftaran menjadi member situs Anda atau melakukan pembelian terhadap produk Anda.

Nilai rata-rata traffic : Pencari mungkin tidak siap membeli sebelumnya, atau bahkan tidak mempunyai waktu untuk membeli apapun, sehingga nilai cenderung menjadi "medium" pada saat yang terbaik. Bagaimanapun juga, banyak dari tipe pencari ini akhirnya akan masuk ke dalam target pencarian, dan ini menggambarkan sebuah peluang untuk menangkap maksud dari pikiran mereka terhadap potensi konsumen tersebut. Sebagai contoh, informasional queri yang difokuskan pada pencarian produk komersil atau jasa dapat mempunyai nilai yang tinggi.

Transaksional Queries

 Pencarian transaksional tidak selalu melibatkan sebuah kartu kredit atau meminta segera transaksi keuangan. Membuat akun pinterest, mendaftar sebuah free akun trial pada domainTools, atau menemukan restoran lokal Jepang terbaik untuk makan malam adalah merupakan transaksional queri.

Peluang : Mencapai transaksi (keuangan atau lainnya)

Nilai rata-rata traffic : Sangat tinggi

Penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 80% dari pencarian adalah informasi nature, dan hanya 10% pencarian yang navigational dan transaksional.

Peneliti melangkah lebih jauh dan mengembangkan sebuah algoritma untuk secara otomatis mengklasifikasikan tipe sebuah queri pencarian . Ketika mereka melakukan uji coba algoritma, mereka menemukan bahwa pengklasifikasian mampu tepat 74% dari waktu. Dan query sisanya adalah mempunyai maksud yang samar yang berarti bahwa queri dapat mempunyai multiple makna.

No comments:

Post a Comment