Wednesday, 4 May 2016

Kualitas konten & Analisa link di mata mesin pencari

Mesin pencari dapat mengukur kualitas dan keunikan konten dari berbagai cara, salah satu nya dengan menganalisa konten tersebut apakah terjadi kesalahan dalam pengetikan atau kesalahan dalam menggunakan tata bahasa, kalau terjadi kesalahan tersebut maka mesin pencari dapat mengambil kesimpulan bahwa konten tersebut dibuat tidak dengan sungguh-sungguh.

Mesin pencari juga dapat menghitung jumlah kata dalam sebuah kalimat, sehingga dapat menentukan apakah konten tersebut berkualitas atau tidak.

Selain itu mesin pencari juga mempunyai metode untuk mengevaluasi kualitas sebuah halaman web dengan mengukur interaksi pengguna dengan halaman tersebut. Sebagai contoh, Jika sejumlah pengguna yang mengunjungi halaman web tersebut yang datang melalui hasil pencarian di mesin pencari kemudian langsung kembali ke mesin pencari dan menekan tombol next di mesin pencari, maka ini mengindikasikan bahwa halaman web tersebut mempunyai kualitas yang buruk bagi mesin pencari.

Melalui link analisis mesin pencari dapat mengukur siapa link yang datang ke website Anda, dari mana mereka datang, dengan tulisan apa link tersebut datang ke situs Anda, apa yang mereka katakan tentang situs Anda, kontektual dari konten yang membuat link ke situs Anda, semuanya dapat analisa oleh mesin pencari.

Link analisis dapat mempunyai peran lebih dalam dari hanya sekedar menghitung jumlah link  yang ada di dalam website, tetapi lebih dari pada itu mereka dapat mengukur kualitas link yang masuk, apakah dari situs yang terpercaya mempunyai page rank yang tinggi atau kah bukan, semuanya berpengaruh terhadap halaman yang mendapat link tersebut.

Sebagai contoh, ada lima halaman yang membahas tentang suatu topik tertentu, misalnya tentang bunga.

Halaman A mempunyai 213 link dengan topik yang berhubungan
Halaman B mempunyai 192 link dengan topik yang berhubungan
Halaman C mempunyai 203 link dengan topik yang berhubungan
Halaman D mempunyai 113 link dengan topik yang berhubungan
Halaman E mempunyai 122 link dengan topik yang berhubungan

Lebih jauh, A, B, D, dan E saling menghubungkan link satu dengan lainnya, tetapi tidak dengan halaman C. Faktanya C mempunyai lebih banyak link relevan dari halaman lainnya tapi tidak mempunyai link dari halaman lainnya, hal ini dapat menyebabkan halaman C tidak ditentukan sebagai authoritative.

Konsep pengelompokan situs berdasarkan siapa yang melakukan link kepadanya dan kepada siapa mereka melink dikenal sebagai link neighborhood. Neighborhood/linkungan Anda mengatakan sesuatu masalah kepada situs Anda, dan sejumlah link  yang Anda dapatkan dari lingkungan menceritakan seberapa penting situs Anda terhadap topik tersebut.

Namun, konsep mesin pencari dalam mengevaluasi neighborhood tersebut masih belum jelas, dan link dari topik yang tidak relevan masih dapat membantu untuk menaikkan page rank. Meskipun demikian, link dari topik yang berhubungan masih lebih bernilai dibanding dengan topik  yang tidak relevan.

Faktor lain yang menentukan nilai dari sebuah link adalah cara bagaimana link tersebut diterapkan dan dimana link tersebut ditempatkan. Sebagai contoh, text yang digunakan untuk link itu sendiri (yaitu anchor text yang mengantarkan link tersebut ke halaman situs Anda) juga merupakan signal yang kuat untuk mesin pencari.

Hal ini disebut sebagai anchor text, dan jika text tersebut adalah keyword-rich(dengan keyword yang berhubungan dengan istilah pencarian yang Anda targetkan), itu dapat berpotensi untuk menghasilkan ranking di dalam msein pencari dari pada jika link tidak menggunakan keyword-rich. Sebagai contoh, anchor text "Jual beli Radio" ini akan membawa nilai lebih untuk situs jual beli radio  daripada anchor text dengan "klik disini". Meskipun demikian, harap hati-hati. Jika Anda mendapatkan 10.000 link menggunakan anchor text  "jual beli radio" dan Anda dan Anda mempunyai beberapa link lainnya yang menuju situs Anda, ini dapat terlihat seperti tidak natural dan dapat memicu tindakan pinalti.

No comments:

Post a Comment