Wednesday, 29 June 2016

Alasan Larangan membuat Api Unggun di Gunung Gede Pangrango

Kebakaran padang edelweis Jawa Barat
Akibat Kebakaran padang edelweis Jawa Barat

Gambar di atas adalah kebakaran ciremai 3078Mdpl, menghanguskan begitu luas padang edelweis yang sedang mekar! Butuh waktu lama untuk kita dapat menyaksikan kembalinya hamparan edelweis di tempat ini.

Sobat pendaki tentu sudah tidak asing lagi dengan larangan ini karena di Gunung Gede Pangrango membuat api unggun dan memasak dengan kayu bakar adalah sebuah larangan apalagi menggunakan kayu dari alam di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGP).

Larangan tersebut sudah tercantum jelas di website resmi Gunung Gede Pangrango, menurut saya Api unggun hanya di perbolehkan di area camp ground, bukan di TNGP. Karena TNGP pernah terjadi kebakaran hebat, akibat kelalaian pendaki menyalakan api unggu di sekitar Taman Edelweis.

Dan perlu kita ketahui pembuatan api unggun di hutan itu rentan kebakaran, makannya dilarang, mending kalau masak pake kompor aja, lebih aman....

Bahkan ada pendaki yang ngeyel dan kecewa karena menurutnya kalau begitu kita tidak bener2 menyatu dengan alam, dan apa yang alam berikan tidak bisa kita manfaatkan, kalau pakai kompor minyak ataupun gas, sama saja mempermudah diri dan tidak bisa terlepas dari subsidi pemerintah. Alasan ini boleh-boleh saja kalau mau pakai aturan sendiri tapi syaratnya harus di kebun sendiri. hehehe.

Ini mau menyatu dengan alam apa pengen ngerusak alam, mau bikin api unggun segala, karena api unggun juga ngerusak biota yang ada di dalam tanah loh.

Selain itu  peraturan di buat untuk menjaga kelestarian Alam, kalo di izinkan untuk api unggun, berapa tungku api unggun yang tercipta saat musim pendakian? dampak nya akan meninggal kan bekas & rawan bencana, berapa puluh pohon yang akan di tebang pendaki? kerusakan yang ada bukan mencintai alam. Juga kasihan yang di kaki TNGP akan mengalami dampaknya apabila semua pendaki menyalakan Api unggun di atas Gunung TNGP.

Logikanya jika 1 orang memasak dan menyalakan api unggun dengan kayu bakar. Jika 1 tahun ada 1 juta pengunjung yang datang menyalakan api unggun/memasak dengan kayu bakar. maka lambat laun hutan kita akan cepat habis.

Tapi sebalikya biarkan kayu-kayu itu habis dengan alami menjadi pupuk. Bayangkan jika 1 orang menanam pohon. dan jika seluruh penduduk pulau Jawa serentak menanam pohon. Berapa puluh juta pohon akan tumbuh. Ayo kita tanamkan penghijauan mulai dari diri kita masing-masing.

Demikian, tetap safety dan salam lestari.

No comments:

Post a Comment