Monday, 13 June 2016

Biaya Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan Urus Sendiri & Notaris

tanah

Kalau untuk penerbitan sertifikat memang mahal, kemaren saya tanya-tanya sama notaris biayanya bisa lebih dari 8 juta karena banyaknya yang di urus kesana kemari minimum 93 hari dalam proses. Tapi kalau cuma balik nama tidak sampai semahal itu karena prosesnya tidak lama.

Biaya tersebut tidak tetap artinya bisa lebih rendah atau lebih tinggi tergantung lokasi tanah dan harga tanahnya. Tapi melalui notaris tersebut aman, dia menelusuri dulu tanah tersebut, terus yang punya dikasih tanda tangan sama sidik jari di atas pernyataan dari notaris.

Untuk harga segitu kita tinggal terima beres, tidak usah ribet urus persyaratan sana sini. Kemudian yang di minta saya Bu Notaris waktu itu cuma foto copy KTP saya sama foto copy KTP penjual. Nanti pas baru mau di tanda tangani baru dipanggil, setelah itu tidak sampai satu minggu sertifikat sudah dikasih.

Berbeda kalau kita urus sendiri mondar mandiri ke sana kemari urus Akata Jual Beli, pajak dll. Ini dulu itu dulu sana sini,  lama nunggunya sertifikat karena saya juga pernah lewat jalur seperti itu memang murah, saya bayar waktu itu tidak sampai 2 juta tapi satu tahun baru dikasih sertifikatnya.

Memang di notaris bagus tapi biayanya mahal, dan terjamin aman, karena diselidiki dengan baik-baik dan setelah itu baru sertifikatnya di proses.

Catatan penting:
Setiap pembayaran wajib dan selalu dilakukan dihadapan notaris. Sehingga memiliki kekuatan hukum yg tetap dan bisa dipertanggungjawabkan. Pembayaran tidak didepan notaris dan hanya bertanda bukti kuitansi bermaterai tidak memiliki kekuatan hukum sama sekali. Jika pembayaran didepan notaris maka tidak ada yang perlu dirisaukan karena 125% aman.

Kalau transaksi dinotaris jamin aman, Dp pun harus didepan notaris yang sudah disepakati dan ditunjuk salah satu atau kedua belah fihak. Nah sebagai buktinya kalau kita sudah bayar Dp dan dari notaris,  Lihat transaksinya , lihat status obyek yang diperjual belikan. Kalau sdh shm maka shm.akan di pegang notaris untuk jaminan keamanan transaksi.

Masalah balik nama memang gak bisa langsung jadi. Jadi kalau kita membeli tanah dan urusanya sudah dengan notaris, sudah tidak ada hubungan dengan penjual jadi langsung dengan notaris, dan yang penting kita sudah menghadap berdua (dengan penjual) ke notaris dan sudah dibacakan draf ijb nya. dantidak bisa diwakilkan, harus yang bersangkutan kalau.mau aman.

Setelah itu transaksi sudah clear, urusan kita tinggal dengan notaris, jadi tidak ada lagi hubungan dengan penjual bahkan rumah penjual pun kita tidak tahu tidak apa apa yang penting sudah transaksi di depan notaris. tinggal nunggu ijb/ajb sedang di register ke BPN, memang tidak bisa instan, butuh waktu, di cek saja update progresnya di notarisnya.

Kesimpulannya : kalau untuk penjual dan pembeli sepengetahuanku syaratnya
1. fotocopy ktp suami istri
2. kartu keluarga
3. PBB yang berlaku

Nah itu kalau jual beli, sekarang bagaimana kalau balik nama tanah warisan? 

Saran saya datang saja ke petugas PPAT di Kecamatan setempat dengan membawa akte tanah tersebut jik a mau buat sertifikat. Kalau mau jual beli prosesnya lain dengan pembuatan sertifikat seperti tersebut di atas. Tapi prosesnya harus melalui Desa/Kelurahan terlebih dahulu guna mengetahui asal usul tanah trsebut.

Kalau sudah di sertifikat dan tinggal balik nama bisa ke Petugas PPAT Kecamatan setempat karena itu memang petugasnya mengurus tanah tersbut, jadi kita tinggal datang lagsung karena mengurus sertifikat masih butuh waktu untuk klarisifikasi dengan Kep.Desa/Lurah dan Camat.

No comments:

Post a Comment