Friday, 17 June 2016

Laba-Laba Beracun, Berbisa dan Mematikan di Indonesia

Lubang sarang tarantula di alam liar

Laba-laba merupakan hewan yang menyeramkan dan menakutkan untuk sebagian dari kita, meskipun sebenarnya dari sebagian besar jenis laba-laba tersebut tidak berbahaya, dan hanya segelintir yang berbahaya, dan hanya 27 yang menyebabkan korban jiwa. Namun sayangnya laba-laba sudah terlanjur mempunyai image sebagai binatang yang berbaya, berbisa dan menyeramkan.

Diseluruh dunia sendiri diperkirakan ada sekitar 170.000 spesies,  namun yang baru di data sekitar 35.000 spesies. Secara umum racun laba-laba biasanya hampir tidak berbahaya untuk manusia, karena laba-laba berevolusi untuk menangkap dan membunuh invertebrata kecil, dan tidak untuk mamalia besar seperti kita manusia.

Penelitian menunjukkan bahwa dari sebagian besar kasus gigitan serius di duga dilakukan oleh laba-laba, namun faktanya gigitan tersebut disebabkan oleh hewan lain sejenis arthropoda misalnya. Selain itu kematian yang disebabkan oleh gigitan laba-laba sangat langka terjadi karena antivenin yaitu antiserum untuk gigitan laba-laba telah menjadi lebih efektif untuk mengobati racun yang terdapat pada bisa laba-laba.

Namun demikian, ada beberapa pengecualian, untuk gigitan laba-laba tertentu dapat menyebabkan kondisi parah dan memerlukan perawatan medis sesegera mungkin.

Ada jenis laba-laba yang mempunyai potensi berbahaya di Indonesia adalah :

Ornithoctoninae G. sp (Haplopelma doriae) "Orange Fringed"

Dapat dijumpai di Borneo, Kalimantan Barat

Haplopelma doriae

Ornithoctoninae G. sp

Black Widow Spider atau Redback Spider (Latrodectus hasselti)


Latrodectus hasselti

Black Widow Spider

No comments:

Post a Comment