Wednesday, 8 June 2016

Melatih burung terbang bebas (Free Flight / FF)

Tujuan utama dalam melatih burung terbang bebas adalah agar burung tetap sehat. Fungsi, anatomi dan bentuk burung semua di desain untuk terbang. Bahkan metabolisme burung lebih tinggi daripada binatang menyusui yang mendukungnya untuk terbang.

Sebab kedua adalah, melatih burung untuk terbang adalah hal yang menyenangkan. Ketika kita melatih burung untuk latihan terbang, maka kita mendorongnya untuk aktif, membangun sebuah ikatan yang sehat antara kita dengan burung kita. Terlebih lagi melihatnya terbang adalah hal yang menggembirakan dan menghibur.

Dan yang terpenting dalam melatih burung untuk terbang adalah bagaimana cara kita berkomunikasi dengan burung tersebut, apakah dengan peluit, melambaikan tangan, bergoyang atau lainnya.

Memulai dengan Sosialisasi

Ajaklah burung bersosialisasi, ini penting karena kita harus mengajarinya untuk merasa nyaman di berbagai lingkungan yang mempunyai berbagai macam gangguan. Karena jika burung penakut dan mudah kagetan maka kita akan susah untuk melatihnya serta mengendalikannya untuk terbang.

Cara untuk bersosialisasi adalah dengan mengajak burung kita keluar dari rumah, baik di lingkungan sekitar atau di tempat lainnya yang ramah untuk burung dan hati-hati, pastikan tidak ada anjing ataupun kucing di tempat tersebut. Dan lebih baik lagi jika kita membuat kandang burung untuk bermain di sore hari dan membiarkannya menikmati alam bebas sambil kita mengawasinya.

Memulai latihan Burung Free Flight

Burung yang terbang memerlukan banyak otot dan energi. Seekor burung yang telah lama di kandang akan membutuhkan latihan berat dalam penerbangan. Namun seekor burung kecil  yang telah terbang mempunyai fisik yang jauh lebih baik dibandingkan burung besar yang tidak pernah mendapatkan praktek untuk terbang.

Untuk sebagian besar burung peliharaan biasanya bulu pada sayapnya di pangkas, bertujuan agar burung tidak terbang jauh, karena melatih burung untuk terbang adalah proses yang bertahap , dengan jarak pendek terlebih dahulu. Oleh karena seekor spesies burung yang besar seperti kakak tua, memerlukan lebih banyak waktu untuk latihan terbang dariada burung yang lebih kecil.

Seperti aktifitas fisik lainnya, untuk menjadi mahir, burung tersebut memerlukan latihan dan belajar dalam mengembangkan keterampilan terbangnya. Hal ini terkait bagaimana bermanuver, berbelok, terbang ke atas dan ke bawah, dan mendarat. Seekor burung secara metang mempunyai kemampuan ini namun diperlukan belajar dan praktek. Di alam liar seekor burung memulai latihan terbang sedari masih anak anak.

Berikan hadiah jika Burung FF mampu terbang dengan baik

Berikan hadiah untuk setiap perilaku burung yang berhasil dia lakukan dengan baik. Kita juga harus tahu bahwa burung cukup mampu memahami setiap hadiah yang kita berikan jika dia mampu melakkukannya dengan baik agar memperkuat perilaku yang kita inginkan. Sebagian burung dapat merespon dengan baik terhadap makanan yang paling ia sukai, dan kita pun dapat mengembangkan dan mencoba dengan menggunakan benda atau situasi yang paling dia sukai.


Terbang Kembali

Hal ini mudah dilakukan pada anakan burung yang masih kecil yaitu kita dapat mengajarkan untuk "terbang ke saya" dan kita pun dapat menangkapnya.

Sekali lagi, tujuan kita adalah agar burung mampu menangkap perilaku apa yang kita inginkan dengan menghadiahi burung. Setelah burung tersebut menangkap perilaku yang kita inginkan, hal selanjutnya adalah kita dapat mengasosiasikan perilaku dengan isyarat. Sehingga urutannya menjadi "isyarat-jembatan-hadiah". Contohnya seperti , pertama anak burung melompat ke lengan kita, burung tersebut tidak mau diam, lalu kita memujinya, dan memberikan perlakuan. Segera anak burung tersebut mempelajari bahwa hal-hal baik akan datang kepadanya ketika dia terbang ke kita, dan dia akan lebih sering terbang ke kita.

 Bayi burung biasanya diperkuat dengan memberikannya pujian, kemudian kita dapat menindaklanjutinya dengan memberikan hadiah berupa makanan, Kita dapat menyimpan makanan favoritnya hanya untuk imbalan latihan. Karena makanan merupakan hadiah terbaik yang tak tertahankan untuk burung.

Dan selanjutnya setelah kita sering membawanya latihan selama beberapa periode tertentu maka kita juga dapat mengasosiasikan perintah "terbang ke saya" dengan "aba-aba" misalnya, tergantung imajinasi dan kreatifitas kita.

No comments:

Post a Comment