Friday, 3 June 2016

Penyebab Telur merpati tidak netas

Burung merpati
Burung Merpati

Ini kejadi tidak sengaja ketika saya memegang burung merpati dan ternyata ada telur di kandangnya dan tersenggol oleh tangan saya, kemudian pertanyaannya, apakah telur yang tersenggol itu masih menetas ataukah tidak? ini tergantung dari bagaimana senggolannya.

Kalau sengaja di pegang dan di kocok ya pasti gak bisa netas, kecuali di kocoknya di penggorengan  pasti bisa netas karena jadi telur dadar :)

O iya, pernah dulu waktu merpati saya masih nelur satu dan saya pindahin, saya ambil telurnya ternyata juga menetas, berarti kalau tersentuh tangan bukan tidak ada kemungkinan untuk menetas tapi masih bisa menetas.

Telur merpati menetas kira-kira setelah 15-20 hari angkreman, dan kalau 10 hari kita coba check pakai senter pas malam hari kalau ada serabut-serabut berarti kemungkinan itu akan berhasil menetas.

Kemudian pastikan ketika memegang telur merpati tersebut tangan kita bersih dan steril (bebas dari kuman), karena kalau tangan kotor dan lembab biasanya telur akan terkontaminasi dengan bakteri yang menyebabkan tidak dapat menetas. Jadi sebelum memegang telur usahakan kita cuci tangan dan keringkan terlebih dahulu.

Ketika telur burung merpati sudah menetas kita tidak perlu pusing akan memberinya makan apa, seperti biasa saja kita kasih jagung giling kasar + wur ayam (biar cepat besar) nggak usah dikasih air, maksudnya kita cukup bedakan wadah untuk jagung giling yang dicampur pur ayam sendiri kemudian air nya juga beda wadah sendiri, nanti induknya akan melolohkan untuk anak merpati tersebut.

No comments:

Post a Comment