Tuesday, 26 July 2016

Jarak Bandung ke Tangkuban Perahu

Kabut selamat datang tangkuban perahu
Kabut selamat datang tangkuban perahu

Bentuknya memang mirip sebuah kapal yang terbalik. Itulah mengapa gunung setinggi hampir 3.000 meter ini dinamai Tangkuban Perahu, atau versi Sundanya adalah Tangkuban Parahu.

Letaknya sekitar 25 Km di sebelah utara Kota Bandung, lebih tepatnya di daerah Lembang.

Membuka kembali cerita rakyat tangkuban perahu yang melegenda itu, tentang kisah cinta pemuda bernama Sangkuriang yang jatuh cinta dengan wanita bernama Dayang Sumbi.

Menjelang pernikahan, Dayang Sumbi baru menyadari bahwa laki-laki yang dicintainya itu adalah anak kandung sendiri, yang pernah kabur dari rumah. Pergi karena sang Ibu marah, karena Sangkuriang membunuh anjing kesayangannya ketika gagal berburu rusa.

Percintaan antara Ibu dan anak adalah tabu. Makanya demi menolak lamaran Sangkuriang, Dayang Sumbi minta dibuatkan perahu beserta danaunya dalam waktu satu malam. Sangkuriang pun bersedia karena dibantu oleh para jin.

Melihat Sangkuriang hampir berhasil, Dayang Sumbi pun berdoa agar gagal. Malam masih menyelimuti, tiba-tiba ayam-ayam berkokok. Mengira sudah pagi, para jin berlarian ketakutan.

Akibatnya syarat yang diminta tidak bisa terpenuhi. Sangkuriang pun marah besar dan menendang perahu buatannya, sehingga jatuh tertelungkup, dan terbentuklah Tangkuban Perahu ini.

Untuk ke Tangkuban Perahu dari Bandung, Travelers akan menempuh waktu sekitar 30 menit. Travelers akan ditemani oleh hamparan kebun teh, lembah, pohon-pohon pinus yang rimbun menjulang, dan tentu udara yang sangat sejuk.

Di siang hari sih rata-rata suhunya sekitar 17 derajat celcius, akan langsung menyusut menjadi 2 derajat Celcius pada malamnya. Brrr..!!

Tangkuban Perahu terkenal dengan kawahnya.

Ada tiga yang sering dikunjungi, yaitu Kawah Ratu, Kawah Upas, dan Kawah Domas.

Travelers bisa melalui 2 jalan. Jalan yang pertama lebih singkat tapi kondisinya sangat membahayakan. Sedangkan jalan lainnya sudah beraspal halus namun berkelok-kelok.

Kawah Ratu adalah yang terbesar. Tanahnya berwarna putih dengan batu-batu belerang berwarna kuning.  

Kawah Upas terletak di sebelahnya. Lebih dangkal dan mendatar, tapi jalan menujunya berpasir. Sedangkan  
Kawah Domas ada di bawah Kawah Ratu. Di sini, Travelers bisa menikmati indahnya pemandangan sembari mencoba merebus telur di dalam kawah.

Mari Melancong ke Bandung

No comments:

Post a Comment