Monday, 4 July 2016

Jenis Pupuk Alami & Organik Perangsang Anggrek Rajin Berbunga

Anggrek dengan pupuk organik
Anggrek dengan pupuk organik

Saya awalnya tidak percaya menggunakan pokariswet atau rebusan tauge dapat digunakan sebagai pupuk untuk anggrek agar sering dan cepat berbunga. Namun menurut informasi ini juga dapat digunakan sebagai pupuk dan sudah digunakan oleh pecinta anggrek di berbagai negara seperti Indonesia, Singapura, Brunai dan Malaysia..

Selain itu banyak juga yang bereksperimen maaf menggunakan pipis kelinci sebagai pupuk untuk anggrek mereka, bahkan mereka mengatakan jika digunakan pada anggrek dewasa maka tunas bunga sudah mulai keluar dalam waktu kurang dari 2 minggu.

Untuk penggunaan pupuk organik kita tidak perlu khawatir jika anggrek overdosis pupuk organik. Karena kepekatan dan komposisi pupuk organik tidak cukup kuat untuk membuat sel tanaman menjadi lisis, kecuali si pupuk tercampur atau sengaja dicampur bahan kimia tertentu.

Kemudian juga jangan khawatir untuk hormon-hormon/zpt yang biasanya selalu ada pada pupuk organik akan terakumulasi sehingga menimbulkan dampak buruk, sebenarnya tidak demikian karena hormon-hormon tersebut sebetulnya tidak bisa bertahan lama dalam waktu terlarut, apalagi auksin.

Untuk berapa lama tahannya saat ini mohon maaf saya belum punya datanya tapi pasti terhidrolis.

Memakai pupuk organik untuk anggrek menurut beberapa orang dirasa cukup baik, walaupun nyatanya saya pakai ke dua-duanya . Tergantung kebutuhan saja. Kalau buat industri tanaman hias, tentunya pupuk kimia bisa lebih memberikan pertumbuhan yang terukur.

Kemudian penggunakan NPK untuk pupuk anggrek, saya tidak menyarankan untuk pemula karena terlalu keras kalau salah dosis kebanyakan malah bisa menyebabkan daunnya kebakar. Sebaliknya pakai b1, fungisida, ampas teh sama air cucian beras saja sudah cukup.

Atau gunakan pupuk organik yang sudah komplek kandungan penting untuk bunga dan daun, tapi kalau gak punya bisa pakai MSG saja untuk daun dan minyak ikan untuk pupuk bunganya.

Tapi kalau masih mau menggunakan NPK, dapat dicoba menggunakan takaran; kalau masih remaja pakai NPK seimbang yaitu N:P:K 20:20:20, dan kalau sudah dewasa/siap bunga pilih  yang K nya tinggi 35-40, dan cukup 2 minggu sekali. Semoga berhasil.

Pernah ada kasus anggrek yang tadinya tumbuh alami tanpa pupuk cukup dengan cucian beras, setelah dipupuk menjadi busuk tak berdaya.

Kemungkinan itu diakibatkan karena terlalu sering diberi pupuk. Dan untunglah masih ada akar yang sehat keras. Sehingga masih bisa diselamatkan dan kalau terjadi demikian untuk sementara penyiraman dan pupuk di stop dulu, kemudian membuang akar-akar yang busuk.

Dan ada kemungkinan juga pada saat peralihan dari air beras ke pupuk kimia, pemakaian dosisnya agak sedikit keras, sehingga kalau pemakaian pupuk kimia untuk pertama kali, lebih baiknya dosisnya pakai dosis terendah, biar tanaman bisa adaptasi dulu dengan nutrisi baru.

Seiring waktu kalau tanaman sudah mulai beradaptasi dengan pupuknya baru dosisnya ditambah sedikit demi sedikit, dan untuk penyemprotan pupuk, lebih efektifnya pada pagi hari, sebelum jam 9 pagi. Sehingga penyerapan nutrisi akan lebih maksimal karena dibantu oleh sinar matahari, sedangkan penyemprotan pada malam hari, agak sedikit kurang efektif, apalagi pupuknya tidak dimengandung perekat, kemungkinan pupuk terhanyut oleh embun / mungkin hujan akan semakin besar.

Demikian, Silakan jika ada komentar atau tambahan.

No comments:

Post a Comment