Sunday, 28 August 2016

Berlibur Wisata ke Taman Istana Osaka Castle dan melihat Sakura, Jepang

Istana osaka di Jepang
Istana osaka di Jepang

SEKALI LAGI OSAKA CASTLE. Terunggah beberapa foto tentang Osaka castle. Saya unggah juga sedikit info yang saya dapatkan ditempat.

Terlihat parit dan tembok pertahanan castle, yang bisa berhasil menahan kepungan 20 sampai 30 ribu pasukan Tokugawa. Meskipun akhirnya berhasil juga ditaklukkan.

Tembok pertahanan Osaka Castle
Tembok pertahanan Osaka Castle

Berikut adalah percobaan memotret refleksi diatas istana. Pantulan dari kota Osaka dikaca istana.

Pantulan kota Osaka di Kaca Istana

Istana Osaka ini terletak di atas bukit. Menariknya, kalian boleh mencoba pakaian pahlawan lagenda disana dan berphoto sebagai kenangan.

Dua turis Indonesia yang ketemu di istana. hehhee... peace..

Turis Indonesia di Osaka
Turis Indonesia di Osaka

OSAKA CASTLE PLUM GROOVES

Yuhuuuuuuu...... senang sekali akhirnya bisa mudik ke Japan akhir bulan ini karena berbarengan dengan Sakura berbunga, Bila tiba di Osaka maka saya akan ke Osaka Castle buat piknik sambil menikmati indahnya Sakura.... Kawaiiiii... cantiiik deh... biasanya saya tiduran diatas rumput bawah pohon sambil melamun...

Osaka Castle aadalah simbol dari Osaka dan Castle tersebut juga merupakan icon bersejarah untuk peristiwa besar masa lalu Jepang.

Di area ini kita kan menemui banyak sekali pohon sakura berlatar belakang Osaka Castle sangat indah dan menarik hati.

Pohon Sakura berlatar Osaka Castle
Pohon Sakura berlatar Osaka Castle

Disana ditanam lebih dari 100 varietas pohon dan ini menjadikan 1270 pohon sakura berbunga sekitar mulai tengah Maret ini.

Saat musim tiba, area ini akan berubah menjadi area penuh warna cerah dari bunga sakura dan sangat bagus buat berphoto ria, berpacaran dan melamar kekasih, kalau ditolak masih bisa pacaran sama pohon Sakura .

Kita juga bisa melihat landscape yang dipenuhi pohon sakura dari castle tower, kita kan merasa ooohhhhhh ini istanaku... akulah kaisarnya... Ikimasyou..

Memandang bunga-bunga sakura sedang tumbuh berkembang, banyak masyarakat Jepang mengambil kesempatan keluar beribadah sambil cuti sekolah.

Saat musim Sakura di Jepang

So, hari yang agak meriah disini kerana kami berkesempatan melihat orang ramai berpiknik dan berbarbeque seolah-olah sedang meramaiikan perayaan.

Pemandangan di bawah pohon sakura ramai meriah

Yeah! Sangat harmoni rasanya membakar daging salai bersama kerabat dan kawan-kawan sambil merasakan angin bertiup menerbangkan kelopak sakura. Momen yang indah bagi saya.

Momen yang indah berkumpul bersama kerabat di bawah pohon sakura

Alangkah indah jika momen itu dapat saya nikmati bersama keluarga dari Indonesia disini. Wokeh!!! Tahun depan kita buat barbeque kat sini sama-sama eh! Keep praying and optimis.

Bercerita tentang sakura, saya sangat mencintai metodologi tumbuhan ini hidup. Meskipun seluruh daunnya gugur kebumi, dan dahannya meranting kesejukan dimusim salju, namun setelah musim berganti bunga-bunganya tumbuh bugar dan suci hiasi alam. Begitu juga dengan kehidupan.... apa jua dugaan dan rintangan, hidup tetaplah bertahan. Pasti kesudahan yang baik akan terserlah dengan indah.

Sebenarnya bunga sakura adalah lambang kepahlawanan samurai. Jiwa samurai itu telah ada didalam diri saya bertahun lamanya.

Ini kerana, kehidupan bunga sakura yang singkat sama seperti kehidupan para samurai yang selalu berhadapan dengan kematian pada setiap saat, baik didalam pertempuran maupun didalam kehidupan sosialnya sehari-hari.

Seperti bunga sakura yang gugur di waktu matangnya, pahlawan samurai dituntut agar selalu memberikan yang terbaik disetiap langkah dan perbuatannya agar hidupnya yang singkat dapat memberi arti juga manfaat, sehingga dikemudian hari dia akan tetap dikenang dengan segala kebaikan yang pernah dilakukan.

Atas prinsip itulah, saya juga ingin menjadikan kehidupan ini dapat dikenang sesudah hari mati saya.

Fikirkan, mengapa saya tidak pernah berhujjah-hujjah dengan kalian. Kerana arti pertempuran dan perjuangan itu adalah:

“Jika kamu menang didalam ratusan perang, itu bukanlah suatu kebanggaan. Sebaliknya, jika kamu menang tanpa perlu berperang, itulah kebanggaan yang sesungguhnya.” (Shingen Harunobu Takeda)

Saya sudah lama menang diketika kamu coba bertanya tentang iktikad iman dan agama saya. Lalu, yang kamu dapati.... cuma sebuah senyum.

Bunga sakura yang putih suci
Bunga sakura yang putih suci

Ya, saya adalah sakura itu.

Seorang serikandi melayu yang hanya ingin mati bersama jati diri sebagai anak melayu. Yang akhir nanti, saya mahu digugurkan bersama kecantikan budi dan keharuman jati diri itu didalam setiap kebaikan yang tumbuh pada musim salji dihati manusia yang lain.

Bukankah indah melihat bunga putih dibalik kedinginan jiwa yang tak punya kasih sayang kan? Jadi, benarkan saya menjadi sakura dihati-hati kamu yang pernah beku. Moga kebaikan bisa mewangi.... sehingga kita menghadap Ilahi.

No comments:

Post a Comment