Friday, 12 August 2016

Harga Lobster dari Nelayan jauh lebih Murah daripada Resto Seafood di Pantai Pangandaran

Lobster masakan sendiri
Lobster masakan sendiri

Saya penasaran dengan lobster itu, semahal itu? seenak itu?

Liburan akhir tahun ini kami ke pantai ini lagi, pantai Pangandaran. Pantai kebanggaan keluarga kami. Karena memang dekat dari rumah mertua. Berenang, mengejar-ngejar ombak, menabrakkan badan dihempas ombak lalu menikmati lembutnya pasir pantai.

Malam tiba, kami makan malam di salah satu resto seafood pinggir pantai, ada lobsternya. "Lobstenya berapa Mas?" tanyaku. Si Masnya bilang 450rb/kg. Sadar kalau saya bukan anggota dewan tapi rakyat biasa, akhirnya saya pesan teman-temannya lobster saja.

Besoknya kami jalan-jalan lagi ke pantai yang lain, masih diwilayah Pangandaran. Bertemu dengan nelayan yang lagi narik jaring untuk ambil ikan. Saya menikmati, mulai dari jaring ditebar menggunakan perahu ke tengah laut, lalu ditarik dari dua sisi oleh dua group di pinggir pantai.

Hampir satu jam lamanya. Saat itulah saya banyak bertanya tentang dunia perikanan pada seorang ibu nelayan yang bertugas menggulung tali jaring. Mulai dari jenis2 ikan dan harganya. Termasuk perbedaan harga di nelayan dam di TPI (Tempat Pelelangan Ikan). Tapi harga di restoran ibu ini tidak paham.
 

Nelayan penggulung tali jaring

Nelayan di Pangandaran

Kembali ke lobster, ibu ini kaget setelah saya kasih tau harga restonya, dan memberitahukan tempat utk beli lobster. Tempatya di pantai yang lain, lumayan jauh. "Harganya berapa Bu?" tanyaku. Kalau yang sedang 50rb kalau yang besar 90rb/kg... Wah kalau segini mah, tidak perlu harus jadi anggota dewan dulu. Bongkos Bu...
 

Lobster mentah
Lobster mentah

Lobster belum diolah

Sampai dirumah istri saya masak dengan lejatnya... lobster saos tiram ala rakyat biasa.

Lobster siap santap!

1 comment: