Monday, 26 September 2016

Pengalaman Mencari Akomodasi Penginapan Murah di Japan melalui AirBnb

Hostel AirBnB

Teman teman, jika berkenan saya ingin sedikit cerita tentang pengalaman saya mencari akomodasi di japan melalui airbnb... di airbnb banyak warga yang menawarkan akomodasinya (baik rumah maupun apartemen) untuk disewa harian... kita tinggal daftar jadi member, dan pilih akomodasi sesuai kebutuhan kita. bayar pake kartu kredit...

Yang paling penting saat kita hendak memilih akomodasi di airbnb, baca review tamu sebelumnya, apakah mereka kerasan tinggal di situ, ataukah ada komplen yang tidak sesuai dengan harapan kita. misalkan pemilik rumah membatalkan janji sewa ketika waktu sudah mendekati kedatangan kita.

Saya kemarin cari lokasi apartemen daerah shinjuku tokyo, dan keluarlah daftar akomodasi daerah shinjuku. ada satu yg menarik bagi saya, dengan 36 review yg semuanya baik. konon apartemen itu "close to shinjuku"

Saya segera booking dan bayar akomodasi untuk 7 malam. tidak lama keluar konfirmasi bahwa pesanan saya diterima. besoknya datang email, tentang dimana lokasi persis apartemen tsb, dan bagaimana cara mencapainya dengan mudah. secara rinci mereka gambarkan denahnya, termasuk harus naik bis apa dan kereta apa, turun dimana, lalu jalan kemana... cukup mudah...

Semakin dekat ke hari kedatangan, datang lagi email nomor kunci rahasia supaya kita bisa masuk ke dalam rumah. kita sama sekali tidak pernah bertemu dengan pemilik rumah. demikian juga ketika check out, kita tinggal kunci pintu, dan tinggalkan kunci di kotak yang disediakan.

Apa yang terjadi?
Pertama, istilah "close to shinjuku" jangan diartikan apartemen berada di kawasan shinjuku... ternyata jauh banget, sampe belasan kilometer... tapi jangan khawatir, cukup naik kereta 1x nyampe deh shinjuku... dan jarak dari rumah ke stasiun cuma +- 100 meter saja.

Lokasi apartemen berada di tengah pemukiman warga japan, sehingga kita bisa menikmati kehidupan mereka dengan seksama. Juga lokasi tersebut dekat dengan berbagai supermarket, restoran, dan toko toko... kerasan deh bagi kita yang senang makan dan jajan...

Dalam rumahnya? walaupun tidak masuk kategori mewah atau hotel berbintang, tapi tetep lebih baik daripada rusunami di kita. Dan apartemen tersebut dilengkapi seperangkat peralatan elektronik canggih, seperti kamar mandi dengan kakus otomatis, mesin cuci yang bisa mencuci dengan bersih hingga kering hanya dalam waktu 3jam. Kompor listrik, mesin cuci piring, microwave oven, kulkas, dan seperangkat komputer di meja kerja.

Ada juga sofa dengan tv 40 inchi, sayang siarannya bahasa jepang melulu... Ada juga meja makan, sehingga kita bisa santai ngobrol sambil makan. sedangkan tempat tidur, cukup nyaman untuk tidur 4 orang.
oh ya... bak mandi... cukup canggih juga. air bisa dipertahankan suhunya secara electronic, jadi kita bisa santai berendam dalam bak mandi, dengan bubuk biru pengharum air yang sudah disediakan. anak perempuan saya terpaksa jadi shizuka (tokoh di komik doraemon yg gemar berendam di bak mandi). shampoo pun disediakan merek shiseido, dan sabun mandi cair nivea.

Sampah harus kita pilah antara yg di daur ulang atau tidak. hari pembuangan sampah pun sudah ditentukan. tidak sembarang hari kita boleh buang sampah.

Lokasi apartemen berada 100 meter dari stasiun chitose jalur Keio.. dari stasiun itu kita bisa langsung ke shinjuku, 7 menit jika pas ketemu kereta cepat, atau 20 menit kalo keretanya berhenti di tiap stasiun. bisa juga turun tengah jalan, pindah kereta lain menuju shibuya. butuh waktu 15 menit menuju shibuya.

(tapi hati2 saat pulang dati shinjuku ke chitose. ada kereta yang super express, stasiun chitose pun dilewat, tidak berhenti. jadi kita kepaksa balik lagi, naik kereta lambat ke chitose). seru juga sih di hari pertama kita sudah kena jebakan kereta cepat, sampe bingung, tapi asikk...

Demikian juga ketika pergi dari chitose menuju shinjuku, ada kereta yang finish nya bukan di shinjuku... malah bisa turun di ichigaya yang jalurnya mendekati disneyland dan odaiba. sayang kami baru tau di hari terakhir. padahal tiga hari sebelumnya setengah mati kami turun di shinjuku, dan ganti2 kereta menuju disneyland. sayang banget. tapi ga pa pa... kita kan jadi pinter kalo banyak melakukan kesalahan...

No comments:

Post a Comment