Sunday, 2 October 2016

Sharing pengalaman selama Backpacker di Beijing merupakan Kota yang Aman

Mau sharing pengalaman selama di Beijing

Day 1-2. Bermalam di pesawat via singapura, sampai BCIA jam 7.35am. Antri imigrasi masih sepi, gak ditanya apa-apa.

Dari imigrasi naik train menuju terminal utama untuk ambil bagasi. Bandara nya masih sepiii banget. Selesai ambil bagasi menuju loket tiket bus (terletak diluar bandara), beli tiket bus LINE 13 area WangFujing.

Bis berangkat jam on time 9 pagi walaupun penumpang nya baru 2 orang, saya dan ibu saya. Dan di terminal domestik mengangkut 1 orang lagi. Total penumpang bis dari airport sampai city cuma 3 orang. Perjalanan menuju city agak macet mungkin karena pagi hari.

Jam 10.20 turun di Sun Wordls Dynasty Hotel WangFujing Street, kemudian menuju hotel tempat saya menginap.

Saya menginap di Days Inn Forbidden City (dapat dari Agoda rate lagi promo 650rb/malam untuk 2 orang) lokasi dekat sekali dengan Tianmen/Forbiden City. Sampai hotel sekitar jam 11.00 tapi kita bisa langsung Check In karena kamar sudah available, beda dengan Singapura ya yang agak ketat kalo Check In harus jam 2 dan harus keluar hotel sebelum jam 12 siang. Rekomended Hotel, staff nya juga ramah walaupun bahasa inggris nya pas pas an.

Hari ke dua kita city tur saja dengan menggunakan subway tujuan Temple of Heaven, Forbiden City dan Tianmen Square.

FYI: Subway di Beijing mudah dipelajari, asal kita tau line nya dan turun dimana. Untuk masuk ke semua stasiun, ada Xray untuk kita dan barang jadi agak sedikit antri untuk masuk stasiun.

Selama disana saya tidak beli tiket terusan, cuma beli per tujuan saja. Kota nya saya pastikan aman, untuk yang mau solo traveller jangan ragu. Kalo ada orang yang mendekat dan nawarin sesuatu tidak usah digubris, karena saya sering banget di ikutin dan diajak ngobrol di turis area.

Day 3. Ikut lokal tur ke Great Wall Badaling, Ming Thomb dan 2 toko souvenir termasuk makan siang seharga 200 Yuan/orang. Saya ambil tur ini dari hotel tempat kita menginap. Very rekomended tur, guide ramah, no hidden cost, no force to shopping.

Perjalanan dimulai dari jam 7.30 dijemput di lobi hotel sampai jam 7 malam .

Kita sampai Great Wall jam 13.00 antri Cable Car cukup ramai, sampai lokasi Great Wall sesak banget, mau foto aja susah...;)). But Overall saya senang banget bisa sampai Great Wall. Ini cita-cita saya dari tahun 2008 mau liat Tembok China. Disini kita sampai jam 15.30.

Day 4. Shopping Time, Karena pergi sama ibu saya (60yo) kurang interest muter-muter/foto-foto di city.

Tadi nya saya mau ke Olympic Stadion atau Beijing Zoo tapi better shopping. Saya belanja di Xidan, Silk Market (Yon An Li) dan Wang Fu Jing Night Market. Untuk di Night Market harus nawar sadis. Kaos yang ditawarin dari harga 100 Yuan akhir nya bisa dibeli dengan harga 20 Yuan.

Di WangFuJing Night Market banyak yang jual makanan khas dan sate serangga.

Day 5. Pagi jam 7.30 kita ke Summer Palace dan sekitar nya. Kalo bagi saya tidak ada yang terlalu menarik cuma pemandangan nya sih bagus, ornamen2 nya keren . Lanjut shopping lagi hehehehe. Jam 11.30 siang kita sudah kembali ke hotel dan prepare untuk Check out.

Pas kita minta late check out sampai jam 13.00, diperbolehkan sama staff hotel nya kita bilang mau sholat dulu. Sungguh pengalaman yang menyenangkan selama menginap di hotel ini. Selesai Check Out jam 13.00 kita muter2 sekitar hotel lagi sampai jam 18.00

Jam 20.00 kita menuju BCIA untuk melakukan penerbangan jam 00 .10 dinihari. Perjalanan 1jam dan agak macet di tol. Kali ini kita ke bandara naik taxi karena koper beranak pinak....;)) Ongkos taxi meter 120Yuan

So yang mau jalan-jalan ke Beijing gak usah ragu dan takut, kota nya aman.. Insya allah selama saya di sana, kita tidak pernah tertipu. Tapi orang2 sana sangat jarang sekali yang bisa bahasa inggris, tapi kalo ada mereka yang paham Inggris, mereka helpfull banget sama kami sampai mau bantu cari via android nya.

Perjalanan saya 21-26 April, suhu sekitar 18-20 degree. Terik tapi angin nya dingin, enakkk banget gak keringatan. Kalo malam sekitar 15 degree.

Oiya untuk urusan public toilet, memang agak kotor dan bau. Tapi klo dibanding dengan Jakarta toilet2 umum di pasar dan di pom bensin juga seperti itu koq...;pppp.

No comments:

Post a Comment