Saturday, 12 November 2016

Negara Jepang yang Unik dengan Toilet Super Canggih dan Kota yang Bersih

Kampung di Tokyo.
bersih, tdk ada sampah

Negara Jepang yang Unik

Salah satu hal yg berkesan bagi saya, selama travelling ke Jepang lalu adalah kebiasaan2 warga Jepang, yang unik menurut saya:

1. Toilet super canggih
Sudah banyak diketahui, Toilet dengan banyak tombol adalah toilet khas jepang (lihat gambar). walaupun di Jakarta sudah ada (di Lotte Shopping Avenue, seberang ITC Kuningan, wc paling ujung). tetap kalah lengkap dengan yang asli di jepang. ada pilihan air panas atau dingin, pake diangin2 atau tidak, pake suara (untuk menutupi suara plungggg atau brot), ada pemanas (jadi kalau diduduki hangat, cocok untuk musim
salju). waktu di Osaka, saya melihat turis asing (sepertinya dari china), membeli 1 set peralatan wc tersebut... hehehe

Tombol WC di Jepang.

super canggih. bisa semprot depan atau belakang, kencang tdk air bisa diatur, kalau kita risih saat buang air besar, ada suara2 aneh, kita pencet tombol nada. nanti ada suara air, spy orang tdk dengar brot brot. hahaha

WC canggih

2. Membersihkan sendiri meja food court yang selesai kita pakai
Kebiasaan unik lainnya adalah, kita harus membersihkan sendiri meja di foodcourt selesai kita makan. biasanya lap sudah tersedia di tempat peralatan2, seperti gelas kertas, tempat ambil air es (lihat gambar), lap bersih berwarna biru, terlipat rapi. selesai dipakai lap meja, disendirikan di sebelah lap bersih.

Piring, sendok, gelas, harus kita kembalikan ke tempat piring kotor atau kembalikan ke tempat kita beli makanan tadi. food court juga selalu tersedia air es gratis, saya beberapa kali mengisi botol kosong yang saya bawa di air es gratisan ini... hehehe

Food court di Jepang.

Kita harus membersihkan sendiri meja kita (selesai kita makan), sampah2 dibuang di tempat ini, meja kita lap dgn lap biru di gambar ini. selesai lap meja, lap biru dikembalikan ke kotak di sebelah lap biru tsb.

Minuman, biasanya air es (saya pas summer ya, ga tahu lg kalo winter). free sepuasnya. jadi selama di Jepang, saya tdk pernah pesan minum kalau makan. gratisan air es saja. hehehe

3. Pesan makanan di mesin, dan bayar di mesin
beberapa kali saya menemukan restoran, yang kita harus memesan makanan tidak ke waiters tapi ke mesin, dan langsung bayar di mesin tsb. paling pusing kalau di mesin tersebut tidak ada gambar makanannya (kalau tidak ada bahasa inggrisnya sudah sering). dalam kondisi ini, biasa saya mendekat ke dekat kasir atau cari papan menu yang ada gambarnya, melihat2 foto2 gambar, menghafal tulisan kanji / hiragananya, dan mencocokkan dengan yang ada di mesin, sebelum order.

4. Orang Jepang suka makan emas
tahun 98, saya main ke jepang, diajak makan nasi goreng yang ditaburi bubuk emas, katanya supaya awet muda. tahun 2015 ini, saya menemukan es krim yang ditaburi emas di depan kuil emas kyoto. (lihat gambar)

Es Krim Emasmakan es krim emas di seberang pintu masuk kuil emas kyoto... unik...

5. Antri di eskalator
di setiap eskalator, orang Jepang selalu antri dgn teratur, kalau di tokyo, peraturannya adalah yang mau berdiri saja di eskalator, harus berdiri di kiri, supaya kanan ada celah utk orang lewat dan buru2. di osaka, kebalikannya, yg berdiri di kanan, yang buru2 di kiri. agak aneh... hehehe

6. Kehidupan di kampung2
trip Jepang 2015 ini, di Tokyo, saya tidak tidur di hotel, tapi pesan di airbnb, dan tinggal di apartment penduduk. ternyata kampung-kampungnya bersih sekali, padahal tong sampah itu jarang. jadi orang Jepang sepertinya mempunyai kebiasaan membawa tas plastik kemana2, dan menaruh sampah di tas plastik itu, sampai menemukan tong sampah.


Kampung di Tokyo.
bersih, tdk ada sampah

di kampung di tokyo, ada sejenis pasar kecil, ada yg jual buah. tetap bersih

Jalan dari stasiun ke kampung di Tokyo.
bersih......

Juga di kampung, banyak parkir2 kecil (jadi itu tanah tidak terpakai begitu, dibuat lahan parkir otomatis untuk 2 - 3 mobil parkir), bayar berapa ya, saya lupa. juga banyak mesin minuman kaleng koin di dalam-dalam kampung, sampai mesinnya di lapangan terbuka gitu. salut saya, serapat itu distribusi minuman kaleng di jepang.

7. Suka bermain pachinko
banyak sekali tempat main pachinko (mesin slot koin) di seluruh jepang. anak di bawah 18 tahun tidak boleh masuk. jadi alatnya berfungsi seperti mesin jackpot gitu, kita masuk2in bola2 logam, kalau tepat, keluar bola2 logam lebih banyak. permainan ini banyaaakkk sekali di Jepang.

8. Tidak ada klakson di jalan
jarang sekali terdengar mobil klakson di Jepang. Rasanya malah selama saya di Jepang, tidak dengar klakson... jangan-jangan saya tuli temporary ya... hahaha

9. Tidak ber-hp ria di kereta
di kereta commuter Jepang, ada peraturan tidak tertulis untuk tidak berbicara keras-keras, atau ber-hp ria. karena kuatir menganggu kenyamanan penumpang lain. Kalau di Shinkansen, disediakan tempat telpon di sambungan kereta

10. Suara orang jualan, yang aneh
toko2 di jepang, pramuniaganya sering teriak2 di depan toko. tapi suara cewek2nya khas... melengking khas sekali. mirip2 semua suaranya.

11. Teh botol tawar
terbiasa minum teh botol segala macam di Indonesia selalu manis. di jepang, saya tidak menemukan teh botol yang manis. semua tawar. shock juga pertama minum... ga enak... hahaha

12. SANGAT Sopan & suka membantu
Orang2 Jepang sangat sopan, dan suka membantu kita para turis. di Shinjuku, saya kebingungan mencari keio plaza (untuk bergabung hato bus), diantar oleh pria berpenampilan profesional sampai ke keio plaza, mungkin beliau adalah karyawan kantor yang bekerja di sekitar shinjuku. sewaktu menanyakan arah di narita ke petugas penjaga loket kereta, eee... dia menunjukkan arah, sampai keluar2 dari pos dia. memastikan saya tidak salah jalan. hebat. keponakan saya, yang asli dari Jepang pun sangat sopan. sewaktu ke pasar rawa bening jatinegara untuk melihat-lihat akik, kalau dia hanya melihat-lihat dan tidak jadi beli, dia selalu menyilangkan kedua tangan di depan badannya,, badan membungkuk dan berkata terima kasih kepada pramuniaga / pemilik toko. jadi mengucapkan terima kasihnya, terkesan tulus sekali. sopan sekali. hehehe

13. Sushi Kuru2 & Shinkansen
yang mengesankan kalau makan sushi di Jepang adalah, sistem Kuru2, (itu yang piringnya keluar dari dapur lewat rel, dan mengitarin meja2 customer). di Indonesia sudah banyak kan. ada tambahan sistem lagi di Jepang. ada shinkansennya. jadi kita bisa pesan di monitor (lihat gambar), pesan di monitor ini, kalau kita ga mau nunggu di ban berjalannya. kalau pesan di monitor, nanti ada kereta kecil, yang muat untuk 1 piring, yang mengantar langsung ke meja kita. sreetttt....

Makan sushi di tokyo

sushi yg muter2 piringnya, sdh banyak di Jakarta ya. di jepang, kita bisa memesan sushi/makanan lain yg tdk ada di ban berjalan tsb, lewat monitor di kanan atas gambar ini.

kalau pesan lwt monitor. nanti makanan akan diantar oleh shinkansen di atas monitor tsb dari dapur....

bagian bawah itu kran utk ocha. tinggal di dekatkan ke sensor, ocha panas mengalir

16. Bersih - bersih saat nganggur
Saya melihat karyawan2 di restoran2 Jepang, selalu sibuk. tidak ada yg menganggur. kalau sedang menganggur mereka membersihkan semuanya, termasuk wc. salut.

demikian hal2 unik yang saya alami selama trip di Jepang. mgkn teman2 ada yang mau menambahkan. silahkan.

Sumber : Hargiyanto Aaja

No comments:

Post a Comment